Jelang Idul Adha, Pemkab Sumedang Terjunkan Tim Cek Kesehatan Hewan Kurban

Mumahad Rizal - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 17:11 WIB
Pasar hewan Tanjungsari, Sumedang.s
Foto: Pasar hewan Tanjungsari, Sumedang (Muhamad Rizal/detikcom).
Sumedang -

Pemerintah Kabupaten Sumedang akan menerjunkan tim untuk memeriksa kesehatan hewan kurban jelang hari raya Idul Adha. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyakit pada hewan kurban yang dijual warga.

Berdasarkan rencana, pemeriksaan akan dilakukan dari tingkat peternak hingga pasar hewan yang berada di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang dan sejumlah titik lainnya. Berbagai pemeriksaan akan dilakukan mulai dari kesehatan hingga usia hewan kurban yang layak untuk disembelih.

"Karena syarat hewan kurban itu harus sehat dan cukup umur. Untuk sapi harus di atas 2 tahun, sedangkan untuk kambing umurnya harus 1 tahun," kata Kepala Bidang Kesehatan Ikan dan Hewan, Disnakan Sumedang Diah Siswati saat ditemui di Pasar Hewan Tanjungsari, Selasa (7/7/2020).

Dia mengatakan pemeriksaan hewan kurban tersebut akan dilakukan pada H-7 jelang pelaksanaan Idul Adha. Sehingga hewan yang akan disemebelih dapat dipastikan sehat dan layak.

Selain itu, lanjut Diah, pemeriksaan hewan kurban tersebut dimulai dari pemeriksaan fisik dan kondisi kesehatannya. Apabila ada hewan dari luar daerah, pihaknya akan melakukan pemeriksaan administrasi, termasuk harus ada surat keterangan sehat dari daerah asalnya.

"Apabila sudah dilakukan pemeriksaan, hewan kurban itu akan kami berikan tanda berupa kalung sehat," katanya.

Diah mengaku, pemeriksaan hewan kurban tersebut akan dilakukan dengan melibatkan petugas di wilayah kerjanya masing-masing. "Karena kami memiliki sembilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dinas yang tugasnya melaksanakan pemeriksaan kesehatan hewan," katanya.

Dia menargetkan pemeriksaan dilakukan terhadap semua hewan kurban yang akan dijual seperti Pasar Hewan Tanjungsari maupun di pedagang hewan kurban lainnya.

"Kita upayakan semuanya ya, terutama yang dijual di Pasar Hewan maupun di tempat penjualan lain," jelas Diah.

(mso/mso)