Kasus Bertambah, Pemkot Bogor Perpanjang Penutupan Toko Bangunan Mitra10

M Solihin - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 11:24 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom).
Bogor -

Kasus positif COVID-19 di Kota Bogor dari kluster toko bangunan Mitra10 bertambah 1 kasus baru. Sehingga total kasus positif COVID-19 dari kluster Mitra10 hingga Minggu (5/7/2020) berjumlah 21 orang.

"Kasus positif bertambah 5 dan 1 di antaranya berasal dari kluster (toko bangunan) Mitra10. Sehingga total kasus positif dari kluster Mitra10 sampai hari ini berjumlah 21 orang," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor Dedie A Rachim, Senin (6/7/2020).

Karena kasus positif terus bertambah, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor memperpanjang penutupan toko modern itu hingga syarat protokol kesehatan ditempat tersebut dipenuhi. Penutupan dilakukan sebagai upaya memutus matarantai penularan COVID-19.

"Untuk klaster Mitra10, Pemkot Bogor dan GTTP COVID-19 Kota Bogor sudah memperpanjang penutupan sementara operasionalnya sampai syarat protokol kesehatan dan beberapa point dilaksanakan. Setelah semua dipenuhi maka Pemkot dan GTPP COVID-19 Kota Bogor baru akan memberi kelonggaran untuk dibuka kembali dengan catatan," kata Dedie.

Ada beberapa point yang harus dilaksanakan Mitra10, yakni melakukan uji sample spesimen bagi karyawan, SPG, supplier dan manajemen. Mitra10 juga diwajibkan melakukan penataan sirkulasi udara, menyiapkan flow pengunjung, menutup kantin, mengurangi jumlah pegawai yang berada di dalam area toko dan menyiapkan skema penyemprotan disinfektan secara rutin dan terjadwal.

Dedie menjelaskan, semula Gugus Tugas COVID-19 Kota Bogor melakukan tes Corona terhadap 252 orang yang terdiri dari pegawai, supplier dan SPG. Dari 252 orang yang dicek, kemudian ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.

"Dari 15 orang positif COVID-19 itu, kemudian dilakukan tracing dan menetapkan 185 orang sebagai ODP (Orang Dalam Pantauan). Dari hasil rapid dan swab terhadap 185 orang yang dengan status ODP itu ditemukan kembali 6 positif COVID-19. Sehingga total sampai hari ini jumlah positif COVID-19 dari kluster Mitra10 sebanyak 21 orang," papar Dedie.

21 orang positif itu, terdiri dari pegawai, Suplier, SPG dan keluarga dari pegawai yang positif.

"Ada hasil swab dari kluster Mitra10 yang belum keluar. Kita masih lakukan tracing terhadap 6 kasus baru itu untuk tentukan berapa jumlah ODP-nya," imbuh Dedie.

Dedie menyebut, sampai hari ini kluster Mitra10 menjadi salah satu sumber perkembangan angka kasus positif C-19 di Kota Bogor. Kasus positif COVID-19 lainnya berasal dari fasilitas kesehatan dan kluster luar kota atau kasus COVID-19 yang dibawa dari luar Kota Bogor (imported cases).

"Untuk Faskes kita sudah berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi untuk melakukan pengkajian ulang terhadap 8 Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Kota Bogor yang direkomendasi Gubernur Jabar," terang Dedie.

"Sedangkan klaster luar kota Bogor menunjukkan adanya kasus yg terjadi karena seseorang yg melakukan perjalanan luar Kota dengan menggunakan multi moda transportasi umum serta kasus warga Kota Bogor yang ber-KTP Bogor tapi berdomisili di luar kota," sambungnya.

Sementara total kasus positif COVID-19 Kita Bogor per Minggu (5/7/2020) berjumlah 193 kasus. Dengan perincian kasus sembuh sebanyak 125 orang, meninggal 17 orang dan orang yang masih dalam perawatan dan pengawasan sebanyak 51 orang.

(mso/mso)