DPRD Bandung Buka Suara soal Katebelece PPBD ke Kadisdik Jabar

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 22:18 WIB
Ilustrasi PPDB (Andhika Akbarayansyah)
Foto: Ilustrasi PPDB (Andhika Akbarayansyah)
Bandung -

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bandung Juniarso Ridwan buka suara soal surat aspirasi ke Kadisdik Jabar Dedi Supandi berkaitan PPDB 2020 tingkat SMA/SMK. Apa maksud Juniarso membuat katebelece tersebut?

"Itu aspirasi masyarakat, tugas dewan meneruskan aspirasi masyarakat," kata Juniarso singkat saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (4/7/2020) malam.

Beredar foto surat dengan kop bertuliskan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bandung dari fraksi Partai Golkar yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi. Dalam surat tertanggal 29 Juni 2020 tersebut dituliskan bahwa Golkar mengakomodir aspirasi dari masyarakat berkaitan pendaftaran PPDB 2020 di Kota Bandung. Di surat itu juga disebutkan nama, NISN, akun username, asal sekolah, dan sekolah yang dituju.

"Dengan ini kami mohon kiranya Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat tersebut serta memberikan solusi sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku," sebagaimana yang tertulis di surat tersebut.

Kemudian surat tersebut juga dibubuhi tandatangan ketua dan sekretaris fraksi Golkar DPRD Kota Bandung, Juniarso Ridwan dan Wawan Mohamad Usman. Saat dikonfirmasi, Kadisdik Jabar Dedi Supandi mengaku tidak pernah menerima surat dan telepon dari anggota dewan tersebut.

"Saya belum pernah menerima surat dan telepon dari yang bersangkutan (pembuat surat tersebut)," kata Dedi saat dihubungi detikcom.

Menurutnya, kalaupun ada surat seperti itu, pihaknya akan mengembalikan aspirasi tersebut sesuai dengan peraturan pelaksanaan PPDB Kota Bandung 2020. "Apakah siswa itu memang masuk ke zonasi atau prestasi, atau apa. Tapi saya katakan, saya belum pernah kontak-kontakan," ujar Dedi.

(yum/bbn)