Zona Kuning Lagi, Wisatawan Luar Jabar Tetap Boleh ke Bandung Barat

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 19:01 WIB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara
Bupati Bandung Barat Aa Umbara (Foto: Whisnu Pradana)
Bandung Barat -

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan akan tetap menerima kunjungan wisatawan dari luar Jawa Barat pada pekan depan.

Padahal berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat Bandung Barat saat ini kembali masuk ke zona kuning setelah sempat bertahan di zona biru selama beberapa pekan.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengungkapkan hal tersebut lantaran pihaknya sudah berkonsultasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan langsung mendapatkan restu.

"Minggu depan wisata dibuka buat luar Jabar. Tapi kita lihat dulu kondisinya. Kita sudah dapat izin gubernur untuk pembukaannya," ujar Umbara kepada detikcom, Jumat (3/7/2020).

Umbara menegaskan pengelola wisata dinilai sudah siap menerima wisatawan dari luar Jawa Barat. Kesiapan itu dibuktikan dengan hasil rapid test yang menyatakan seluruh pegawai objek wisata di Bandung Barat negatif COVID-19.

"Yang jelas sudah siap, tapi kita akan lakukan pengecekan kembali hari Minggu ini. Kita minta pengunjung dan pengelola wisata harus lebih waspada saja. Semua objek wisata juga sudah rapid tes dan hasilnya negatif. Pasar-pasar juga negatif," jelasnya.

Selain bakal menerima kunjungan wisatawan luar Jabar, kapasitas maksimal pengunjung ke objek wisata di Bandung Barat juga meningkat dari 30 persen menjadi 50 persen.

"Kemarin di zona biru kita naikkan kapasitas maksimal kunjungan wisatawan itu 50 persen. Tapi sekarang masuk zona kuning lagi, akan kita evaluasi dulu seperti apa baiknya," terangnya.

Dengan status wilayahnya yang kembali ke zona kuning, Umbara menyebutkan zona kuning untuk Bandung Barat itu sebagai pengingat agar pengelola dan pengunjung meningkatkan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

"Pengunjung harus lebih hati-hati untuk menjaga kondisi pribadi. Objek wisata memperketat pengawasan pengunjung juga protokol kesehatannya," tandasnya.

(mud/mud)