Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Demo di Depan Gedung DPRD Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 15:26 WIB
Demo tolak RUU HIP di Ciamis
Foto: Demot tolak RUU HIP di Kabupaten Ciamis (Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis -

Ribuan warga Ciamis dari berbagai organisasi masyarakat, purnawirawan, organisasi Islam, dan elemen lainnya yang tergabung dalam Aliansi Ciamis bergerak melakukan aksi damai menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan gedung DPRD Ciamis, Jumat (3/7/2020) siang. Mereka menuntut RUU HIP dicabut dari program legislasi nasional (Prolegnas).

Pantauan detikcom, massa yang berjumlah ribuan ini datang dari sekitar 42 Ormas, OKP, mahasiswa, termasuk kalangan pesantren, santri memenuhi kawasan Alun-alun Ciamis. Satu per satu perwakilan melakukan orasi menolak RUU HIP. Sejak aksi berlangsung, massa masih terus berdatangan.

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari, Jatinagara Ciamis Nonop Hanapi yang juga Inisiator Umat Islam Ciamis menyatakan gerakan ini merupakan pembuka untuk gerakan lebih besar.

"Pemerintah dan DPR harus jeli, kalau api ini dibiarkan asapnya akan semakin membesar. Maka harusnya peka, RUU HIP ini dihentikan dari Prolegnas," kata Nonop di sela aksinya.

Menurut Nonop, banyak hal krusial dari RUU HIP, salah satunya berkaitan sila pertama ketuhanan yang maha esa. Yang akan diganti menjadi ketuhanan yang berkebudayaan. Tentunya hal itu bertolak belakang dengan Islam.

"Juga dengan dicabutnya TAP MPRS tahun 1966, ini menghianati ideologi Pancasila itu sendiri. Ternyata ketika ada riak seperti ini, kayaknya tidak dihiraukan. Karena dari berita yang ada, bahwa RUU HIP ini tak dicabut. Kami harus menekan terus, kalau tidak dicabut akan semakin masif," tegas dia.

Nonop menuntut pemerintah sebaiknya fokus terhadap masalah krusial. Terutama dalam penanganan dampak COVID-19 dan ekonomi yang menjadi skala prioritas. Seharusnya anggota DPR mewakili suara para konstituennya. Jangan menghilangkan jati diri sebagai wakil rakyat.

"Harus ada kepekaan tinggi. Bahwa RUU HIP ini menimbulkan ketegangan. Seharusnya Pemerintah harus cerdik. RUU HIP yang bakal diganti jadi PIP itu hanya pengelabuan saja. Pemerintah harus melakukan skala prioritas yang membuat masyarakat bersatu, yang akhirnya mengangkat ekonomi bangsa," pungkasnya.

Kelompok Aliansi Ciamis Bergerak menuntut DPR membatalkan RUU HIP. Meminta penegak hukum menindak inisiator RUU HIP untuk mengadilinya secara terbuka.

Kepada DPRD Ciamis agar menyampaikan secara cepat tuntutan sikap penolakan tersebut kepada Presiden dan DPR dengan surat resmi. Setelah aksi orasi, dilanjutkan dengan membacakan Pancasila dan aksi jalan kaki mengelilingi perkotaan Ciamis.

(mso/mso)