Uji Coba New Normal di Kota Bogor, Ojol Boleh Angkut Penumpang

Mochamad Solehudin - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 17:14 WIB
Poster
Ilustrasi (ilustrator: Edi Wahyono)
Bogor -

Masa uji coba Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal di Kota Bogor berlangsung mulai Jumat (3/7/2020). Di fase yang berlaku selama satu bulan ke depan ini, Pemkot Bogor izinkan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) mengangkut penumpang dengan beberapa syarat.

"Pertama kebijakan soal transportasi, ojol dan opang diizinkan mengangkut penumpang mulai Senin (6/7/2020). (Operasionalnya) Mulai jam empat pagi sampai jam dua belas malam," kata Wali Kota Bima Arya Sugiarto di Balai Kota Bogor, Kamis (2/7/2020).

Bima meminta pengemudi ojol tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan tujuan menekan angka penyebaran COVID-19. Selain menggunakan masker dan menyediakan hand sanitizer, pengemudi ojol juga diwajibkan memasang penyekat antara pengemudi dan penumpang.

"Jadi saya kira teman-teman pengemudi ojol sudah punya mekanismenya, sudah menyiapkan penyekat ini. Tidak harus dipasang di motor, tetapi bisa juga melekat di badan seperti ransel," ucap Bima didampingi Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kota Bogor Dedie A Rachim.

"Kemudian pemkot mewajibkan operator menyediakan check point kesehatan. Sehingga bisa dicek kesehatan para pengemudi tadi," ujar Bima menambahkan.

Untuk angkot, menurut dia, boleh menambah kapasitas penumpang hingga 60 persen dengan jam operasional mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Aktivitas terminal dan stasiun pun diatur waktunya.

"Terminal buka dari jam empat (pagi) sampai jam sepuluh malam. Stasiun, buka jam empat sampai jam sebelas malam. Kendaraan pribadi bisa mengangkut penumpang sesuai daya tampung," tutur Bima.

(bbn/bbn)