Wabup Garut Panggil Kades yang Jual Sekolah Negeri Rp 80 Juta

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 15:11 WIB
Geger kades di Garut menjual sekolah negeri
Kades di Garut jual tanah dan bangunan sekolah negeri di medsos (Foto: Istimewa)
Garut -

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman angkat bicara terkait oknum kepala desa jual tanah-bangunan sekolah negeri yang viral di media sosial. Pemda memanggil kades yang bersangkutan.

Dikonfirmasi detikcom, Rabu (1/7/2020), Helmi mengatakan pihaknya hari ini akan memanggil kades tersebut untuk dimintai keterangan.

"Kita panggil (kadesnya) dulu. Kita klarifikasi. Dikonfrontir dulu biar jelas seperti apa masalahnya," kata Helmi.

Media sosial dihebohkan dengan ulah oknum kepala desa di Garut yang diketahui menjual bangunan dan tanah SDN 3 Jayamukti kepada orang lain. Padahal bangunan dan tanah tersebut diketahui merupakan aset Pemda.

Disebut dalam unggahan kasus tersebut yang ramai di Facebook, oknum Kades itu menjual tanah dan bangunan SDN 3 Jayamukti seharga Rp 80 juta.

"MASYARAKAT PEMBELI SUDAH MULAI MENGAMBIL GENTING BANGUNAN SEKOLAH ASET MILIK PEMDA YANG DI JUAL OLEH OKNUM KEPALA DESA JAYAMUKTI KEC CIHURIP," kata pemilik akun dalam unggahannya.

Helmi mengatakan, berdasarkan informasi yang dia dapat, sekolah tersebut memang belakangan tidak digunakan. Sebab, lokasi sekolah dianggap rawan bencana. Sekolah akan dipindah ke lokasi yang baru.

"Sekolah kita pindah ke lokasi baru karena di sana rawan longsor. Tapi, bangunan dan tanah itu tidak untuk dijual," katanya.

Helmi menambahkan, secepatnya Pemda Garut akan menuntaskan permasalahan ini. Kades akan dipanggil Pemda hari ini.

"Kondisi sekolah itu harus tetap utuh. Karena saya terima info di sana sudah dilakukan pembongkaran," tutup Helmi.

(mud/mud)