Rhoma Irama Manggung di Bogor, Ridwan Kamil: Jangan Meniru!

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 13:47 WIB
Rhoma Irama bernyanyi di acara khitanan di Bogor
Rhoma Irama (Foto: Dok. Istimewa)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut aksi manggung Rhoma Irama di Kabupaten Bogor dinilai banyak pelanggaran. Acara yang dihadiri massa perlu jadi pembelajaran di daerah lain selagi pandemi Corona atau COVID-19.

"Ini jadi pelajaran tolong yang lain-lain jangan mengulangi dan meniru dan harus selalu meminta izin dengan jelas terkait protokol kesehatan," ucap pria yang akrab disapa Kang Emil ini di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (1/7/2020).

Emil menyatakan imbas dari aksi manggung Rhoma Irama di Bogor itupun berujung rapid test. Pemkab Bogor, kata Emil, akan melakukan rapid test terhadap warga sekitar termasuk tamu undangan yang hadir.

Menurut Emil, kegiatan-kegiatan yang mengundang massa tersebut rawan terjadi penyebaran COVID-19. "Coba bayangkan, kalau semua ada kerumunan harus di rapid test kan repot kan. Itulah poinnya," katanya.

"Kasihanilah kami yang sedang mengatur proses ini dengan sebaik-baiknya, saya kira ini pelajaran buat semua orang," ujar Emil menambahkan.

Rhoma memberikan pernyataan terkait aksi panggungnya di Bogor. Hal tersebut menurut Si Raja Dangdut tidak adil. Menurutnya ia datang hanya sebagai tamu undangan sebuah acara khitanan saja.

Undangan itu sampai kepadanya bukan sebagai penampil konser bersama Grup Soneta. Ia menegaskan datang seorang diri.

"Saya datang sore hari, tapi tiba-tiba kenapa saya yang jadi sasaran. Saya yang mempertanggungjawabkan ini. Ini saya rasa nggak fair ya. Saya harap juga bupati bercanda saja. Sebab kalau memang serius, yang bertanggung jawab adalah yang menyelenggarakan pergelaran. Yang mengadakan acara itu," kata Rhoma.

Tonton video 'Berdendang di Khitanan, Rhoma Irama Akan Diperiksa Polisi':

(dir/bbn)