Round-Up

Geger Teror 'Makhluk Gaib' di Cianjur dan Kisah Kematian Tragis Pencuri

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 08:59 WIB
Rumah Warga Cianjur Diganggu Makhluk Gaib
Kediaman warga Cianjur yang diganggu makhluk gaib (Foto: istimewa)

Tetangga Turut Menyaksikan Teror Mahkluk Gaib

Bukan hanya penghuni rumah, tetangga dan warga sekitar pun ternyata pernah menyaksikan langsung kejanggalan dan gangguan di rumah Yanih.

Puncaknya terjadi setelah pemilik rumah menggelar pengajian sebab ada anggota keluarga yang merantau, pulang ke rumah, Minggu (28/6/2020) malam.

Setelah warga bubar pengajian, mahkluk halus itu merusak barang barang perabotan rumah seperti merusak pintu rumah dan engsel pintu dengan mencabut paku yang menempel.

Sontak pemilik rumah pun berteriak meminta pertolongan. Warga yang kembali ke rumah itupun menyaksikan langsung gangguan dari mahkluk gaib tersebut.

"Sekitar 18 orang warga yang melihat langsung ke rumah itu. Benar saja, kursi pada terbang seolah olah ada yang menggerakkan hingga terlempar dan terdengar suara bantingan," ucap Nahrudin seorang warga.

Tak hanya kasian dengan pemilik rumah, Nahrudin mengaku jika tetangga dan warga sekitar juga resah dengan ulah makhluk gaib tersebut. Warga khawatir rumah mereka juga akan jadi sasaran gangguan.

"Kasian juga ke pemilik rumah diganggu terus, tapi warga juga takut selanjutnya yang akan diganggu," paparnya.

Ego Bejo (27), warga lainnya, mengatakan jika kejadian yang di luar nalar tersebut memang sulit dipercaya. Namun, dia mengaku sudah beberapa kali kejadian aneh di rumah Yanih.

"Namanya perabotan gerak sendiri, alat makan terbang, dan meja terguling itu saya liat sendiri. Meski kadang berusaha tidak percaya juga, karena beberapa kali lihat langsung jadinya antara percaya dan tidak percaya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Sukabakti Tatang, membenarkan kejadian mistis di rumah warganya tersebut. "Memang sulit dipercaya, tapi memang sepekan terakhir ini terjadi gangguan mistis. Padahal sudah 1 tahun mereka tinggal di sana, dan sebelumnya tidak ada kejadian seperti itu," kata dia.

Dia mengaku sempat berusaha berfikir logis terkait rusaknya perabotan, dengan kemungkinan adanya hewan buas atau babi hutan. Namun, meskipun ada hewan buas tersebut tak pernah masuk pemukiman warga.

"Meski kejadiannya banyak disaksikan, tapi kami masih berusaha mengimbau agar tetap berfikir logis," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3