Angka Kematian Kasus Corona di Banten Capai 6 Persen

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 17:25 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona. (ilustrator: Edi Wahyono)
Serang -

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banten Wahidin Halim mengatakan angka kematian pasien terpapar virus sebesar enam persen. Banten juga saat ini berada di urutan ke-10 jumlah terbanyak terpapar secara nasional. Per tanggal 28 Juni pukul 18.00 WIB, kasus terkonfirmasi ada 1.277 orang dan yang masih dirawat ada 318 pasien.

"Secara teknis kesembuhan di atas 50 persen, 40-an persen (lebih) masih dirawat, yang meninggal enam persen," kata Wahidin yang juga gubernur Banten di Serang, Senin (29/6/2020).

Ia menyebut ada penurunan jumlah kasus di Banten sehingga wilayahnya berada di posisi ke-10 secara nasional. Tapi semua pihak tetap diminta konsisten melakukan jaga jarak dan menggunakan masker.

"Anda harus jaga jarak, anak istri anda jangan sampai jadi korban karena (virus) mengancam enam persen itu," ujarnya.

Pilihan ini juga katanya yang membuat Pemprov melakukan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan terus dilanjut. Bahkan PSBB akan terus diperpanjang dan dievaluasi sampai nol kasus terpapar virus.

Meskipun PSBB dibolehkan adanya kebijakan pelonggaran, warga harus tetap menggunakan protokol kesehatan. Menurut dia, Pemprov Banten relatif memiliki laboratorium yang lebih banyak. Selain memiliki labkesda, rumah sakit rujukan COVID-19 juga ada di kabupaten dan kota. Penanganan rapid test saat ini sudah ke 120 ribu warga dan swab ke 28 ribu orang.

"Normalnya dari 1 juta warga di-rapid 10 ribu orang, kalau kita 12 juta penduduk, artinya sudah memenuhi syarat (rapid) dan swab sudah ke 28 ribu orang. Ini harus diapresiasi," ucap Wahidin menegaskan.

(bri/bbn)