Kemenparekraf Kunjungi Objek Wisata Lembang Cek Protokol Kesehatan

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 14:42 WIB
Wisata di lembang
Foto: Whisnu Pradana
Bandung Barat -

Deputi Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Kurleni Ukar meninjau kawasan wisata di Lembang, Bandung Barat. Sejak dibuka tiga minggu lalu, Lembang terus diserbu wisatawan dari berbagai daerah.

"Jangan sampai wisata kita sudah buka malah menjadi lokasi penularan baru virus Corona. Itu yang harus kita hindari," ujarnya saat ditemui di Lembang Senin (29/6/2020).

Dari hasil pemantauannya beberapa objek wisata sudah menerapkan protokol kesehatan. Kedisiplinan penerapan protokol kesehatan itu perlu didukung juga oleh para pengunjung yang harus selalu berdisiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

"Yang paling penting adalah saya ingin melihat kedisiplinan masyarakat. Mungkin tempat wisata sudah punya protokol, tapi masyarakat yang datang belum tentu mematuhi itu," katanya.

Hingga saat ini sejumlah objek wisata alam di berbagai daerah sudah beroperasi seperti objek wisata di Bali, Banyuwangi, dan Bintan yang sudah siap menerima kunjungan wisatawan dari Singapura. Namun kebijakan untuk membuka objek wisata kewenangannya ada di masing-masing pemerintah daerah.

"Pada prinsipnya para pengusaha wisata sudah siap, tapi pemerintah daerah yang menentukan dengan disesuaikan kondisi dan situasi di daerah," katanya.

Public Relation The Great Asia Africa Intania Setiati mengatakan pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar pencegahan COVID-19 bagi pengunjung asal Jawa Barat.

"Selain penerapan protokol kesehatan, sebanyak 65 karyawan kita juga sudah melaksanakan rapid test dan hasilnya negatif semua. Rapid test itu memang belum keseluruhan, tapi itu tahap awal," tuturnya.

Hingga minggu ke tiga sejak pembukaan objek wisata, kunjungan berangsur meningkat. Meningkatnya kunjungan pada pekan ketiga pascadibuka karena bertepatan dengan selesainya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat.

"Peningkatan kunjungan ini mungkin karena PSBB Jabar sudah selesai, dan anak-anak sekolah sudah mulai libur. Walaupun ada peningkatan, kita juga tetap membatasi kunjungan untuk 30 persen saja," tandasnya.

(ern/ern)