Kabur dari Banten, Oknum Pelajar Pencuri Mobil Ditangkap di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 28 Jun 2020 21:49 WIB
Ilustrasi Pencurian Mobil
Ilustrasi pencurian mobil (Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono)
Sukabumi -

IS (16) pelajar asal Tangerang, Banten diamankan Unit Reskrim Polsek Cisolok, Resor Sukabumi usai dilaporkan membawa mobil hasil curian di wilayah hukum Polda Banten.

Pelaku yang sempat terlibat kejar-kejaran dengan polisi akhirnya menyerah setelah terjebak kemacetan dan dihadang polisi di sekitar tanjakan Gempol, Kampung Marinjung Desa Karangpapak, Cisolok.

"Anggota menginformasikan ada pelaku pencurian mobil dalam pengejaran personel Polsek Bayah, wilayah Polda Banten masuk ke wilayah hukum kita sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu juga saya memerintahkan anggota untuk merespons dan memberikan bantuan yang diperlukan," kata Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif, Minggu (28/6/2020).

Pelaku diketahui melarikan mobil jenis Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi A 8400 SL warna biru dan putih. Personel Polsek Cisolok yang mendapat ciri-ciri itu langsung melakukan penyisiran di sepanjang jalur lintas Banten - Cisolok.

"Sekitar pukul 16.00 WIB, kendaraan itu melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Palabuhanratu. Saat itu Kanit Reskrim Polsek Cisolok bersama personel Polsek Bayah mengejar pelaku," lanjut Lukman.

Tiba di tanjakan Gempol Kampung Marinjung, Desa Karangpapak laju mobil terhalang oleh kendaraan yang macet baik dari arah Cisolok ke Palabuhanratu maupun sebaliknya sehingga memudahkan anggota untuk melakukan penangkapan.

"Petugas bergerak cepat menghadang pelaku sebelum melarikan diri, kita amankan lalu dibawa ke Mapolsek Cisolok sebelum akhirnya dibawa oleh anggota Polsek Bayah. Dalam catatan yang kami terima, pelaku berstatus pelajar," ungkapnya.

Lukman mengapresiasi respons yang ditunjukkan anggotanya tersebut. Untuk penanganan hukum dijelaskan Lukman akan dilakukan di Mapolsek Bayah, karena TKP pencurian terjadi di wilayah hukum Polda Banten.

"Tentu sesuatu yang luar biasa, saya mengapresiasi respon cepat yang dilakukan personel kami. Koordinasi antar wilayah juga terjalin baik sehingga penegakan hukum bisa berjalan cepat dengan ditangkapnya pelaku kejahatan tersebut," pungkas Lukman.

(sya/mud)