Bisnis Gelap Narkoba di Bandung Tetap Eksis Selagi Pandemi

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 12:51 WIB
Ilustrasi pecandu narkoba yang direhabilitasi BNN
Ilustrasi kasus narkoba (Ilustrator: Edy Wahyono)
Bandung -

Bisnis gelap narkoba di Bandung ternyata masih eksis selagi pandemi Corona. Badan Narkotika Nasional (BNN) tak menutup mata berkaitan hal tersebut.

"Selama pandemi indikator penyalahgunaan tetap ada, beberapa kasus yang ditangani kepolisian dan BNN, yang penting bagi kita dilakukan kegiatan-kegiatan edukasi bersama Pemerintah Kota Bandung," kata Kepala BNN Kota Bandung AKBP Yus Danial usai menghadiri acara Hari Anti Narkotika Internasional 2020 di Balai Kota Bandung, Jumat (26/6/2020).

Meski masih ada kasus, Yus Danial tak menyebutkan angka apakah terjadi kenaikan atau penurunan peredaran narkoba di Kota Bandung selama masa pandemi COVID-19. "Untuk angka naik-turun kita lihat dari angka provinsi dan pusat. Angka frekuensi nya ada di provinsi," ujar Yus.

Saat ini pihaknya terus melakukan kegiatan berupa Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada masyarakat Kota Bandung. "Narkoba musuh kita bersama, mengancam anak bangsa. Bangsa besar adalah bangsa yang bersih dari narkoba," ucap Yus.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan dibutuhkan peran keluarga agar anak-anak terhindar dari bahaya narkoba.

"Narkoba merupakan bahaya laten kejahatan luar biasa, bisa menggerogoti, bisa merobohkan fondasi dari kesatuan bangsa. Saya imbau, kepada warga Bandung pertahankan, pertahanan paling kokoh dari keluarga. Keluargalah merupakan pertahanan kokoh dari narkoba ini," ujar Oded.

Oded mengingatkan aparat kewilayahan untuk berani memberantas peredaran narkoba di Bandung yang mengancam generasi bangsa. "Kami bersama BNN terus melakukan pembinaan kepada masyarakat terutama anak-anak milenial kita," ucap Oded.

(wip/bbn)