3 Jalur Favorit Bersepeda di Cirebon, Mengelilingi Kota Tua hingga Keraton

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 15:46 WIB
Jalur sepeda di cirebon
Foto: Sudirman Wamad
Cirebon -

Bersepeda menjadi olahraga yang digandrungi masyarakat di tengah pagebluk atau wabah virus Corona. Nah, bagi kamu yang ingin bersepeda di Kota Cirebon, Jawa Barat, ada trek atau jalur favorit.

Tak hanya menyuguhkan pemandangan kota, jalur favorit ini menyuguhkan ingatan tentang sejarah. Ada tiga jalur yang digandrungi pesepeda di Kota Cirebon, yakni kawasan jalan protokol seperti Wahidin, Ciptomangunkusumo, Siliwangi, Kartini dan lainnya. Kemudian, kedua adalah jalur kawasan kota tua, yakni gedung British American Tobacco (BAT), Bank Indonesia (BI) dan lainnya. Terakhir, atau yang ketiga adalah kawasan Keraton Kasepuhan dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

"Iya jalur favoritnya itu jalan protokol, BAT dan kawasan keraton," kata Ketua Sepeda Lipat Cirebon (Selibon) Yan Priyadi saat dihubungi detikcom, Selasa (23/6/2020).

Pria yang akrab disapa Yan itu mengatakan komunitasnya selalu mengubah rute bersepeda baik saat pagi maupun malam. Namun jalur yang paling sering dipakai atau favorit adalah jalur yang melintasi jalan protokol, kawasan BAT dan kekeratonan.

Jalur sepeda di cirebonJalur sepeda di cirebon Foto: Sudirman Wamad


Kawasan kota tua, dikatakan Yan, cocok untuk berswafoto. Sebab, lanjut Yan, pemandangan di kota tua bisa memanjakan mata. Yan mengatakan jalur favorit yang ia pakai itu sebagai bentuk dukungan terhadap pariwisata di Kota Cirebon.

"Ya cocok buat foto-foto bareng. Sekalian mengenal dan mempromosikan wisata juga. Kita juga sering lewat keraton dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa, ya ada nilai sejarahnya kan," kata Yan.

Yan juga membagi tips bersepeda. Ia meminta pesepeda tetap memperhatikan keselamatan dengan menggunakan helm dan menaati lalu lintas. "Cek kondisi tekanan angin ban, rem dan lainnya. Termasuk lampu kalau yang untuk bersepeda malam hari. Kondisi harus fit juga. Dan jangan bercanda saat bersepeda," katanya.

Simak video 'Menteri LHK: 29 Taman Nasional dan Wisata Alam Dibuka Bertahap':

(ern/ern)