Reagen COVID-19 di Banten Cukup hingga Juni

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 19 Jun 2020 17:31 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona. (ilustrator: Edi Wahyono)
Serang -

Reagen untuk pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 di Banten sementara cukup sampai akhir bulan ini. Rencananya, Pemprov Banten mengubah pola pelayanan untuk penanganan pasien Corona.

"Sementara sudah cukup sampai dengan bulan Juni, nanti Juli, Agustus, September ini belum, kalau asumsinya sekarang belum. Makanya akan mengubah pola pelayanan," kata Gubernur Banten Wahidin Halim kepada detikcom di Serang, Jumat (19/6/2020).

Pola pelayanan yang dibuat itu terkait dengan rumah sakit rujukan. Misalnya di RSUD Banten yang awalnya mengoperasikan 250 tempat perawatan, maka akan dikurangi. Reagen yang sebelumnya untuk RSUD akan didistribusikan ke RSUD lain di setiap daerah se-Banten.

Selain itu, soal alat pelindung diri dan alat rapid test sendiri katanya masih cukup. Banten memiliki 70 ribu alat rapid dan terus melakukan pemeriksaan.

Ia melaporkan, sejauh ini dari hasil rapid di lapangan yaitu dari 500 orang yang dites, paling banyak di Banten ada 5 orang yang reaktif. Namun, dari jumlah itu yang di-swab, ada satu orang yang kemudian positif.

"Negatif empat orang, persentasenya kecil," ujarnya.

Wahidin mengungkapkan ada klaster-klaster yang terbentuk seperti di Kecamatan Tirtayasa, Serang. Klaster ini, katanya, berkembang karena penular yang datang dari Jakarta. Namun secara garis besar, ada tren penurunan pasien dibandingkan periode awal pandemi.

Sejauh ini, tren penurunan tersebut terbentuk karena warga terbiasa menggunakan masker dan PSBB. Mayoritas warga, menurut Wahidin, sudah menggunakan masker.

Tonton video 'Update Corona RI: 43.803 Positif, 17.349 Sembuh, 2.373 Meninggal':

(bri/bbn)