Pemprov Akan Ubah Bank Banten Jadi Sistem Syariah

Bahtiar Rifa - detikNews
Jumat, 19 Jun 2020 14:31 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Serang -

Pemprov Banten akan mengubah Bank Banten menjadi bank syariah. Keputusan ini diambil setelah Pemprov Banten memutuskan menyehatkan bank ini melalui konversi kas daerah Rp 1,9 triliun menjadi penyertaan modal ke Bank Banten.

"Kalau kita sudah lebih baik atau sehat, saya akan konversi bank ini dari bank konvensional jadi bank syariah. Arahnya ke sana, jadi saya minta publik harus tahu bahwa pilihan itu memang dari konvensional menjadi bank syariah," kata Wahidin Halim kepada detikcom di Serang, Banten, Jumat (19/6/2020).

Menurut dia, pilihan menjadi bank dengan sistem syariah sesuai dengan potensi yang ada di Banten dengan banyak pesantren. Ini juga sesuai dengan kultur masyarakatnya yang selama ini ada di Banten.

Wahidin membeberkan bahwa pemerintah pusat dan Kemenkeu ingin bank ini kembali sehat. Meski sebelumnya Pemprov Banten melakukan Letter of Intent (LOI) dengan Jawa Barat, sejauh ini belum ada kesepakatan signifikan dan akhirnya diputuskan penyertaan modal agar bank ini kembali sehat.

"Tapi kan faktanya sampai saat ini tidak signifikan. Mungkin pertimbangan tadi business to business, akhirnya memunculkan sikap ya sudah kita menyelamatkan," ucap Wahidin.

Setelah upaya ini berjalan, struktur Bank Banten yang selama ini di bawah BUMD Banten Global Development (BGD) juga akan direstrukturisasi. Bisa jadi akan disiapkan peraturan daerah (perda) agar bank ini di bawah langsung pemerintah provinsi.

Nomenklatur bank yang awalnya bank konvensional juga diubah jadi bank pembangunan daerah. Dengan begitu katanya bisa menimbulkan kepercayaan di tengah masyarakat.

"Ini nanti akan menjadi bank pembangunan daerah, dengan begitu akan menimbulkan kepercayaan masyarakat karena ini dikelola dimiliki oleh pemerintah daerah. Itu kesalahan utama kemarin ketika membentuk bank ini," ucap Wahidin.

(bri/bbn)