Balon Bupati Sorsel Bantah Dirinya Dibius-Gandakan Uang di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 17 Jun 2020 23:20 WIB
Bakal Calon Bupati Sorong Selatan Yunus Saflembolo
Bakal Calon Bupati Sorong Selatan Yunus Saflembolo (Foto: Istimewa).
Sukabumi -

Bakal Calon (Balon) Bupati Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) Yunus Saflembolo membantah informasi yang menyebut aktivitasnya di Sukabumi terkait dengan penggandaan uang. Dia juga menepis isu menjadi korban pembiusan.

Melalui komunikasi telepon dengan detikcom, Yunus membeberkan kronologi kedatangannya ke Sukabumi. Ia mengaku bermaksud melihat-lihat potensi yang ada di Sukabumi setelah sebelumnya melakukan perjalanan dari Jakarta, Bogor dan berakhir di Sukabumi.

"Di Jakarta Bogor saya melihat semua potensi yang sebenarnya mulai dari perkebunan, pariwisata, perikanan, daratnya karena saya di sana (Kabupaten Sorong Selatan) ada perikanan darat dan laut," kata Yunus, Rabu (17/6/2020).

Sebelumnya, Yunus menjelaskan soal aktivitasnya itu ia lakukan setelah sebelumnya 'tertahan' di Jakarta. Ia mengaku stres dan kembali melanjutkan misinya sebagai bagian dari keinginannya membangun Sorong Selatan.

"Selama lockdown saya enam bulan di Jakarta saya sudah stres betul-betul stres, lockdown bukan karena misi saya, gerak dan tujuan saya untuk membangun Sorong Selatan bersama rakyat, jadi saya membangun dari kampung dengan mengandalkan seluruh potensi yanga ada di kampung, kedua bagaimana saya akan membuat rencana strategis untuk pengelolaan baik sumber daya alam sebagai jembatan untuk pengembangan sumber daya manusia," bebernya.

Singkat cerita, Yunus kemudian melanjutkan perjalanan ke Sukabumi. Ia saat itu tidak mengira perjalanan ke Sukabumi memakan jarak cukup jauh. Setibanya di Sukabumi, ia menanyakan sumber mata air yang bisa dipakai untuk mandi.

"Saya ke Sukabumi tanya ke teman-teman di sini apakah ada air yang kita bisa mandi, terus katanya ada air terjun namanya Curug Pareang, sampai sana saya kira jalannya rata ternyata saya harus turun 500 sampai 600 meter sampai lutut saya longgar semua," tutur Yunus.