Pesantren di Kabupaten Bandung Akan Dibuka Secara Bertahap

Muhammad Iqbal - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 13:50 WIB
Bupati Bandung Dadang M. Naser
Bupati Bandung Dadang M. Naser (Foto: Istimewa).
Kabupaten Bandung -

Bupati Bandung Dadang M. Naser mengatakan pihaknya akan bersiap-siap bila suatu waktu pesantren akan kembali dibuka. Pihaknya akan membuka pesantren yang ada di wilayahnya secara bertahap.

"Iya ini kita harus siap-siap. Tinggal pakai model dulu. Kalau di Kabupaten Bandung bertahap enggak semuanya dulu. Sekolah bertahap. Kemarin wisata bertahap. Jadi ada modelnya dulu," ucapnya, Selasa (16/6/2020).

Pesantren yang mengharuskan santrinya tinggal di asrama dinilai rawan apabila dalam satu kamar berisi lebih dari satu orang. Dadang menyarankan agar jumlah santri yang ada di dalam asrama dibatasi sekitar 5 sampai 6 orang.

Kemudian, penerapan protokol kesehatan harus diterapkan, seperti pemakaian masker, jaga jarak, disediakannya hand sanitizer dan tempat cuci tangan.

"Pesantren yang biasa ada kamar diisi 10 orang jadi 5 atau 6 orang. Harus ada jarak dan bermasker," ucapnya.

Ia berharap penerapan protokol kesehatan di lingkungan pesantren bisa diterapkan secara maksimal. "Jangan sampai ada pandemi di situ (pesantren), jadi repot nanti," kata Dadang.

Kemudian terkait sanksi apabila pesantren tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dadang mengatakan, tidak akan ada sanksi. Namun pihaknya akan terus melakukan sosialisasi untuk menumbuhkan kesadaran warga khususnya di lingkungan pesantren.

"Nah kalau sanksi kita tidak ada karena ini bukan urusan pidana, ini urusan kesadaran, hanya teguran tertulis, lalu kita lakukan sosialisasi dan akan terus kita lakukan," ujarnya.

(mso/mso)