Siap Gelar Pilkada, Bupati Bandung: Anggaran Tidak Terganggu COVID-19

Muhammad Iqbal - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 13:48 WIB
Bupati Bandung Dadang Naser
Bupati Bandung Dadang Naser (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang. Keputusan tersebut dinilai di beberapa daerah akan membebani anggaran pemerintah daerah yang sudah dialihkan untuk penanganan COVID-19.

Bupati Bandung Dadang M. Naser menilai pelaksanaan Pilbup Bandung di tahun 2020 ini tidak akan mengalami masalah. Pasalnya, pihaknya tidak mengalihkan anggaran Pilbup pada penanganan COVID-19.

"Pilkada di Kabupaten Bandung anggarannya tidak diganggu. Kita sudah enam kali refocuding, anggaran pilkada tidak diganggu," ujar Dadang kepada wartawan, Soreang, Senin (15/6/2020).

Dadang menambahkan, anggaran Pilkada di Kabupaten Bandung termasuk yang terbesar apabila dibandingkan dengan daerah lain. Di mana anggaran pilkada di Kabupaten Bandung sekitar Rp 98 milliar.

"Anggaran Pilkada Bupati Bandung dibanding beberapa daerah lain masih terbesar. Jadi kita tidak ada masalah," ucap dia.

Dia menuturkan beberapa anggaran Pilkada akan dialihkan untuk penanganan Covid saat pelaksanaan Pilkada nanti. Seperti pengurangan jumlah pemilih di setiap tempat pemilihan suara (TPS).

"Tinggal menyesuaikan anggaran karena harus standar Covid. TPS diperlonggar, yang biasa 750 orang per TPS sekarang jadi 500 atau 600. Yang penting standar protokol kesehatan dijalankan," ujarnya.

Dengan pengurangan tersebut akan ada penambahan jumlah TPS dan tenaga kerja termasuk anggaran. Namun, Bupati mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan penambahan anggaran.

"Tidak akan menambah anggaran. Nanti ada efisiensi, anggaran sudah besar. Kan studi banding gak ada tuh, kan itu bisa tuh (dialihkan). Termasuk alat alat pengamanan," pungkasnya.

(mud/mud)