Masih Zona Kuning, Kota Bandung dan 9 Daerah Lanjutkan PSBB

Yudha Maulana, Wisma Putra - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 17:22 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana)
Bandung -

Gubernur Jabar Ridwan Kamil memutuskan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ada lima daerah melanjutkan hingga 26 Juni, sementara lima daerah Bodebek mengikuti DKI hingga 2 Juli.

Perpanjangan masa ini untuk mewadahi daerah-daerah yang masih berada di zona kuning untuk melaksanakan PSBB proporsional.

"Dari hasil statistik pergerakan orang meningkat, terjadi temuan COVID-19 di tempat-tempat yang sebelumnya kurang diwaspadai. Keputusan hari ini adalah PSBB Jabar diperpanjang sampai tanggal 26 Juni," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (12/6/2020).

Saat ini, ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu, terdapat 17 daerah yang masuk ke dalam kategori zona biru. Sedangkan 10 daerah masih di zona kuning. Artinya, ada penambahan dua daerah di zona biru, dibandingkan pekan lalu.

"Mudah-mudahan dalam waktu dua minggu lagi ada yang masuk ke zona hijau. Angkanya sudah mendekati angka zona hijau, salah satunya di Pangandaran dan di Kabupaten Bandung Barat," ujarnya.

10 wilayah yang masih masuk zona kuning dan melanjutkan PSBB antara lain Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Indramayu, Karawang, Subang, Kabupaten Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi dan Depok.

Sementara itu, kata Kang Emil, Bodebek akan tetap satu frekuensi dengan Jakarta.

"PSBB proporsional di Bodebek, dipersamakan dengan Jakarta 2 Juli 2020. Artinya ada tiga situasi di Jabar yang melaksanakan proporsional 2 Juli, ada yang melanjutkan 26 Juni, dan ada yang tidak melanjutkan karena masuk zona biru," katanya.

Sementara itu angka reproduksi virus (rV) di Jabar kembali meningkat dari angka terendah 0,68 merangkak ke angka 0,82. "Meski di bawah satu, tapi ini lampu kuning kepada bupati/walikota agar tidak melonggarkan pengawasan," katanya.

Simak video 'Ridwan Kamil Sebut Corona Masih Ancam Perkotaan, Ini Petanya':

Selanjutnya
Halaman
1 2