Puluhan Rumah di Tasikmalaya Terendam Banjir Luapan Sungai Cikidang

Deden Rahadian - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 12:35 WIB
Banjir rendam puluhan rumah di Tasikmalaya akibat luapan sungai Citanduy
Banjir rendam puluhan rumah di Tasikmalaya akibat luapan sungai Citanduy (Foto: Deden Rahadian)
Tasikmalaya -

Akibat luapan sungai Cikidang, banjir melanda tiga desa di Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/6/2020). Banjir langganan ini melanda Desa Tanjungsari, Sukaratu dan Banjarsari.

Sedikitnya, 60 rumah terendam banjir. Ketinggian air di perumahan warga antara 30 hingga 50 centimeter. Sejumlah fasilitas pendidikan agama islam turut terendam banjir.

Banjir juga merendam jalan penghubung hingga ketinggian 40 centimeter. Banyak pengendara motor yang nekat menerobos mengalami mogok.

"Banjir di sini langganan pak, duh gak dibenerin terus sungainya pasti tiap hujan gede gini terus. Cape kita pak," kata Iman, korban banjir.

Selain merendam rumah, banjir juga merendam sekitar 40 hektar lahan sawah. Ribuan petani terancam alami kerugian ratusan juta rupiah akibat padi yang baru ditanam dua pekan terendam air.

"Sekitar 36 hektar lahan sawah ikut terendam air pak. Padinya masih kecil mudah-mudahan tidak terdampak parah petani," ucap Kapten Inf Heri Sapari, Danramil 1206 Pageurageung.

Meski air cukup tinggi di pemukiman, ratusan warga terdampak memilih menetap dalam rumah. Mereka merasa sudah lelah dengan kondisi banjir yang terus berulang tanpa solusi.

Jika hujan deras, sungai Cikidang dan Citanduy yang melintasi pemukiman dipastikan sebabkan banjir.

"Ini jam enam sekitar 30 sekarang naik jadi 50 rumah. kami di sini sudah lelah pak banjir langganan terus terjadi. Tapi bbws sama pemda gak dengar gak ada solusi soal sungai Cikidang dan Citanduy," ucap Amas, Kades Tanjungsari.

Tuntutan warga agar sungai cikidang dan citanduy dinormalisasi tidak direspon pemerintah daerah serta balai besar wilayah sungai citanduy. padahal, banjir ini kerap terjadi saat musim penghujan.

(mud/mud)