DKI Terapkan PSBB Transisional, Pemprov Jabar: Bodebek Proporsional

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 16:02 WIB
Poster
Ilustrasi PSBB (Foto: Edi Wahyono)
Bandung -

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bagi lima wilayah Jawa Barat (Jabar) penyangga DKI Jakarta akan terus dilanjutkan secara proporsional.

Sedianya, lima wilayah yang meliputi Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok dan Kabupaten/Kota Bekasi (Bodebek) itu mengikuti kebijakan DKI Jakarta, karena letak geografisnya.

"PSBB di wilayah Bodebek sama halnya PSBB DKI Jakarta berakhir hari ini, insya Allah bapak gubernur akan menetapkan beberapa kebijakan yang berkaitan dengan PSBB ini, baik untuk wilayah Bodebek dan wilayah lainnya," ujar Karo Hukum dan HAM Setda Jabar Eni Rohyani, Kamis (4/6/2020).

Eni mengatakan, kebijakan PSBB di Bodebek harus sejalan dengan kebijakan yang dibuat Pemprov DKI Jakarta. Walau demikian, pada PSBB lanjutan ini kedua daerah menggunakan terminologi yang berbeda.

"Kita akan menggunakan terminologi yang berbeda dengan DKI. Mereka istilahnya PSBB transisional, nah di Jabar kita tetapkan PSBB proporsional," katanya.

"Kenapa beda? Karena sistem pemerintahan DKI dan Jabar berbeda. Di Jabar setiap kota dan kabupaten memiliki otonomi daerah, sementara apa yang ada di DKI apapun keputusan yang diputuskan gubernur akan diikuti oleh jajarannya tanpa perlu produk hukum," ucapnya melanjutkan.

Eni mengatakan, masa PSBB proporsional Bodebek akan berlangsung untuk dua kali masa inkubasi terpanjang, atau 28 hari. Hampir seiring dengan PSBB transisi yang digalakkan DKI Jakarta dengan masa PSBB 30 hari.

"Ada surat edaran yang ditunjukkan kepada bupati dan walikota, meskipun pada Pergub 46/2020 tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB) masih diartikan berbeda oleh kabupaten/kota," katanya.

Simak video 'Anies: Kasus Positif Corona Harian di Jakarta Mulai Landai':

(yum/mud)