Cerita Pria Usia 77 Tahun di Cimahi Sembuh Corona

Whisnu Pradana - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 16:24 WIB
Warga Cimahi berusia 77 tahun ini sembuh Corona.
Ali Hasan warga CImahi yang sembuh Corona. (Foto: Whisnu Pradana/detikcom)
Cimahi -

Ali Hasan (77), warga Kota Cimahi, dinyatakan sembuh Corona atau COVID-19. Pria yang akrab disapa Mang Ali itu positif COVID-19 pada 8 Mei 2020. Sebelumnya, ia menjalani swab test di kediaman Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna.

Hasil tes COVID-19 itu membuatnya dag-dig-dug. Sebab ia merasa tak pernah melakukan kontak dengan orang lain selama pandemi COVID-19. Bahkan, anggota keluarganya yang lain tak ada yang dinyatakan positif.

"Saya cukup kaget saat dapat kabar positif COVID-19. Bingung juga karena perasaan saya enggak pernah kontak dengan orang lain yang positif. Khawatir keluarga tertular, tapi alhamdulillah negatif. Saya saja yang positif," ujar Mang Ali saat ditemui di kediamannya, Rabu (3/6/2020).

Usai mendapat kabar positif, ia langsung berinisiatif ke rumah sakit di Kota Bandung untuk menjalani perawatan selama seminggu. Mang Ali melakukan swab test ke dua untuk mengetahui hasil terbaru.

"Saya langsung minta dirawat, anak dan istri juga isolasi di rumah. Sekitar seminggu di rumah sakit, isolasi di satu kamar, saya hanya istirahat dan makan ditambah mengonsumsi vitamin. Alhamdulillah tes ke dua hasilnya negatif," katanya.

Meski negatif hasil swab test, ia memilih tetap isolasi mandiri di rumah sakit selama dua pekan agar benar-benar dinyatakan sembuh. "Lebih aman kalau saya benar-benar dirawat selama 14 hari di rumah sakit. Setelah itu, saya swab test lagi dan hasilnya dipastikan negatif. Tapi saya tetap isolasi mandiri lagi di rumah, biar kondisinya benar-benar sehat," tutur Mang Ali.

Sebagai salah satu pasien tertua di Kota Cimahi yang berhasil sembuh Corona, Mang Ali mengingatkan masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah soal penggunaan masker, menjaga jarak fisik, dan diam di rumah. "Hanya perlu kedisiplinan dari masyarakat biar pandemi ini segera selesai. Karena saya sendiri merasakan bagaimana penyakit ini menyerang tanpa diketahui sumber dan gejalanya," ujar Mang Ali.

(bbn/bbn)