Pikap Tabrak Pohon di Sukabumi, 5 Orang Terluka

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 10:41 WIB
Mobil pikap yang membawa penumpang menabrak pohon di Palabuhanratu Sukabumi.
Polisi melihat mobil pikap yang rusak akibat menabrak pohon di Palabuhanratu Sukabumi. (Foto: istimewa)
Sukabumi -

Mobil pikap menabrak pohon di Jalan Raya Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Sukabumi. Sopir diduga mengantuk sehingga kendaraan hilang kendali. Lima orang terluka akibat kecelakaan tunggal ini.

Insiden tersebut berlangsung Rabu (3/6/2020), sekitar pukul 06.45 WIB. "Kecelakaan bermula saat pikap bernomor polisi F-8494-GA dikemudikan MR membawa tujuh penumpang melaju dari arah Batusapi menuju Palabuhanratu. Setiba di lokasi kejadian, sopir diduga mengantuk dan hilang kendali lalu menabrak pohon di kiri jalan," kata Kanit Laka Ipda Nandang kepada detikcom.

Akibat kejadian itu sopir dan empat penumpang mengalami luka ringan. Petugas Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi yang datang ke lokasi mengevakuasi kendaraan dan mengecek kondisi para korban di RSUD Palabuhanratu.

"Sopir mengalami memar di bagian dada. Untuk empat penumpang luka ringan lainnya masing-masing inisial TH luka sobek di belakang kepala, S memar di kaki kanan, R luka sobek di kepala kiri, dan Y luka sobek di pelipis. Untuk penumpang lainnya kondisinya baik, hanya kaget saja," tutur Nandang.

Saat kejadian, menurut Nanfang, kondisi jalur tanpa hambatan dan jalan lurus. Setelah menabrak pohon kendaraan itu sempat terpental ke kanan jalan dan berhenti di bahu jalan sebelah kanan.

Polisi masih memintai keterangan sopir dan saksi-saksi. Soal kendaraan itu bukan untuk angkutan orang, Nandang menjelaskan, pihaknya sudah seringkali melarang penggunaan kendaraan jenis tersebut untuk membawa penumpang.

"Mereka ini memang terkadang curi-curi kelengahan petugas. Peringatan dan imbauan soal kendaraan barang dilarang angkut penumpang sudah sering, namun tetap saja ada yang bandel. Untuk posisi mereka apakah wisatawan atau bukan masih kita dalami, tapi mereka masih dari daerah Palabuhanratu," kata Nandang.

(sya/bbn)