Kasus Corona di Indramayu: 17 Positif dan 4 Meninggal

Sudirman Wamad - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 16:12 WIB
Poster
Ilustrasi penanganan pasien Corona. (ilustrator: Edi Wahyono)
Indramayu -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Indramayu kembali mengumumkan adanya penambahan seorang pasien yang terkonfirmasi positif virus Corona. Pasien tersebut meninggal pada 19 Mei 2020.

Juru Bicara GTPP Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara mengatakan pasien meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Pasien tercatat sebagai PDP dengan gejala yang mengarah ke COVID-19.

"Jumat (29/5) kemarin hasilnya baru keluar. Hasilnya positif," kata Deden dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (1/6/2020).

Deden menceritakan pasien yang meninggal dunia itu pulang dari Jakarta ke Indramayu pada 16 Mei lalu. Dua hari setelah balik kampung, pasien mengeluhkan gejala COVID-19, seperti demam tinggi, batuk, pilek dan lainnya.

"Pada 18 Mei sore pasien ke RS Bhayangkara dan dirawat inap dinyatakan sebagai PDP. Pada 19 Mei jam 08.30 WIB pasien dinyatakan meninggal," kata Deden yang juga menjabat sebagai Kepala Dinkes Indramayu.

Ia menjelaskan pemakaman jenazah pasien menggunakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19. "Kita lakukan tracing terhadap orang yang pernah kontak erat dan edukasi untuk isolasi mandiri di rumah," kata Deden.

Tim GTPP Kabupaten Indramayu juga melakukan swab terhadap sejumlah orang yang kontak langsung dengan pasien. "Hari ini kita swab untuk orang yang kontak langsung dengan pasien positif. Ini kasus positif ke 17 di Indramayu," kata Deden.

Sekadar diketahui, saat ini total pasien positif COVID-19 di Indramayu mencapai 17 orang. Empat di antaranya meninggal dunia, dan enam lainnya sembuh. Sisanya masih menjalani perawatan.

Simak video 'Pandemi Corona, Jokowi Ajak Pejabat Pusat-Daerah Berpihak untuk Rakyat':

(bbn/bbn)