Ngeyel! Pria Mabuk Nyaris Digulung Ombak di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 10:41 WIB
Penjaga pantai menyelamatkan seorang pria yang nyaris terseret ombak di Sukabumi.
Penjaga pantai menyelamatkan seorang pria yang nyaris terseret ombak di Pantai Karanghawu Sukabumi. (Foto: istimewa)
Sukabumi -

Seorang pria, inisial Pa, nyaris digulung ombak di Pantai Karanghawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Warga asal Bogor itu diduga mabuk.

Nyawa Pa selamat. Penjaga pantai, Muksin Purnama Ronaldo, melihat lelaki tersebut menggapai-gapaikan tangannya saat nyaris terseret ombak, Senin (1/6/2020). Menggunakan papan selancar, Muksin menggapai tangan Pa.

"Sebelumnya dia sudah kami ingatkan, tapi tetap ngeyel. Diduga dia habis minum-minuman beralkohol, saat kejadian posisi saya sedang di sebelah barat pantai. Begitu tahu dia terbawa ke tengah, saya langsung ambil papan selancar dan berenang ke tengah," kata Muksin melalui sambungan telepon.

Menurut Muksin, situasi ombak di Pantai Karanghawu memang tengah tidak bersahabat. "Arus balik ada tiga titik, bendera merah sebagai tanda peringatan larangan sudah kita pasang. Korban sendiri berstatus mahasiswa, datang bersama teman-temannya. Dia ngeyel dan tetap nekat berenang, tidak sadar posisinya sudah di tengah," tutur Muksin.

Kepala Operasional dan SDM Satgas Pemandu Keselamatan Wisata Tirta Kabupaten Sukabumi Asep Edom Saefulloh membenarkan situasi hari ini banyak wisatawan mendatangi kawasan wisata pantai. Lantaran beberapa titik perairan berbahaya, ia memasang bendera merah sebagai peringatan.

Bahkan melalui pengeras suara hal itu kerap diberitahukan ke pengunjung. "Faktanya masih saja ada yang merasa bisa berenang kemudian nekat mengabaikan peringatan. Ya kami sebagai lifeguard harus standby memonitor wisatawan, mau tidak mau akhirnya jadi ekstra kerja," tuturnya.

"Kalau kami tidak ada kewenangan meminta wisatawan untuk tidak datang, tugas kami hanya melakukan penjagaan dan memastikan mereka pulang dengan selamat," kata Asep menambahkan.

(bbn/bbn)