Respons Gugus Tugas soal Jabar Tak Masuk Daftar New Normal

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 10:08 WIB
Poster
ilustrasi pandemi Corona. (ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengeluarkan daftar 102 daerah yang diizinkan melaksanakan new normal. Dari ratusan daftar itu, tidak ada daerah Jawa Barat. Bagaimana nasib 15 Kota/Kabupaten di Jabar yang sebelumnya diizinkan menerapkan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)?

"Untuk yang 15 Kota dan Kabupaten di Jabar yang diizinkan untuk AKB tergantung kepala daerahnya masing-masing. Namanya diskresi. Jadi pemprov hanya memberikan rekomendasi," ucap juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jabar Berli Hamdani saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2020).

Berli menyatakan pihaknya sudah mengetahui daftar yang dirilis oleh pemerintah pusat. Dia menyebut memang tidak ada wilayah di Jabar yang diizinkan menerapkan new normal atau AKB.

"Memang tidak ada. Karena BNPB hanya melihat dari satu kategori, yaitu ada tidaknya kasus konfirmasi positif," kata Berli.

Berli belum bisa banyak berkomentar terkait daftar dari pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, saat ini yang diperlukan dukungan dari masyarakat untuk disiplin.

"Selanjutnya yang perlu didukung oleh seluruh masyarakat Jabar adalah disiplin personal setiap anggota masyarakat untuk mempraktikkan AKB. Sehingga diharapkan tidak terjadi euforia new normal, justru akan timbul kesadaran dan kewaspadaan komunitas terhadap bahaya laten COVID-19," ujar Berli.

Tonton video 102 Daerah Diizinkan Terapkan New Normal, Apa Pertimbangannya?:

Selanjutnya
Halaman
1 2