Dua Wisatawan Pantai Jayanti Nyaris Tenggelam Terseret Ombak

Ismet Selamet - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 21:18 WIB
Dua wisatawan berhasil selamat setelah sebelumnya nyaris tenggelam terseret ombak
Dua wisatawan berhasil selamat setelah sebelumnya nyaris tenggelam terseret ombak (Foto: Istimewa)
Cianjur -

Dua orang wisatawan nyaris tewas tenggelam terbawa ombak di Pantai Jayanti Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, Senin (25/5/2020) petang.

Informasi yang dihimpun detik.com, kejadian tersebut berawal ketika rombongan wisatawan masuk dan berlibur ke Jayanti di tengah Pandemi dan pemberlakuan PSBB sekitar pukul 16.00 WIB.

Kedua korban yakni Reja (11) dan Nur Oktaviani (21) mulanya bermain di dibibir pantai sekitar batu karang Cipunage. Tiba-tiba Reja terhempas ombak besar lalu terseret ombak ke tengah laut.

Kemudian Oktaviani yang merupakan bibi berusaha menyelamatkan keponakannya. Namun korban malah ikut terseret ombak.

"Keduanya sedang bermain di batu karang, kemudian terseret ombak besar sehingga terbawa ke tengah," ujar Kapolsek Cidaun, Iptu Sumardi, Senin (25/5/2020).

Beruntung petugas Balawista yang melihat kejadian tersebut langsung berenang menolong kedua korban tersebut dan berhasil dievakuasi ke pinggir pantai.

"Kedua korban berhasil dievakuasi dengan keadaan selamat. Namun petugas langsung membawa korban ke Puskesmas Cidaun untuk mendapatkan penanganan medis," kata dia.

Untuk mencegah terjadinya korban, pihaknya akan memperketat pengawasan di akses masuk menuju pantai. Tidak hanya karena kondisi ombak yang tinggi, namun terkait adanya pandemi.

Senada Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Yudi Ferdiana, mengatakan, bakal berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah adanya wisatawan yang masuk ke area pantai.

Apalagi dengan adanya pandemi, sebenarnya destinasi wisata di Cianjur sudah ditutup.

"Kami akan keluarkan edaran lagi terkait penutupan destinasi wisata, petugas kami di setiap destinasi wisata akan menjaga semua akses masuk supaya tidak ada yang lolos. Tentunya kami juga koordinasi dengan pihak kepolisian," pungkasnya.

(mud/mud)