2 Pedagang Positif Corona, Pasar Antri Cimahi Ditutup Selama 14 Hari

Whisnu Pradana - detikNews
Minggu, 24 Mei 2020 15:06 WIB
Petugas menyemeprot Pasar Antri Cimahi dengan disinfektan
Petugas Damkar semprotkan disinfektan ke bangunan Pasar Antri Cimahi (Foto: Whisnu Pradana/detikcom).
Cimahi -

Pemerintah Kota Cimahi menutup sementara operasional Pasar Antri, di Jalan Sriwijaya Raya, setelah dua pedagangnya positif terpapar Corona Virus Disease atau COVID-19. Selain itu penyemprotan disinfektan juga dilakukan guna mencegah penyebaran Corona.

Berdasarkan pantauan di lokasi, personel Pemadam Kebakaran dibantu BPBD Kota Cimahi melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan truk damkar dan secara manual menyasar kios-kios di lantai bawah dan atas pasar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi Yanuar Taufik mengatakan, penutupan pasar merupakan arahan langsung dari Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna sambil petugas melakukan sterilisasi area pasar.

"Selama 14 hari ke depan Pasar Antri Cimahi ditutup sementara karena ada dua pedagang positif COVID-19. Pada saat ini kita sterilkan pasar oleh Damkar bersama BPBD," kata Yanuar saat ditemui, Minggu (24/5/2020).

Selain itu, personel Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Cimahi, memasang water barrier menutup tiga akses masuk dan Satpol PP Line agar tidak ada warga masuk ke area pasar untuk 14 hari ke depan.

"Ada tiga akses utama masuk pasar, dua dari Jalan Sriwijaya dan satu dari Jalan Sisingamangaraja semua ditutup. Terminal angkot juga ditutup. Kita pasang water barrier dan Satpol PP Line, angkot tidak boleh ngetem di depan pasar," jelasnya.

Untuk mengantisipasi adanya pedagang yang menggelar lapak di jalan raya depan Pasar Antri, pihaknya akan memasang pembatas dan menyiagakan personel.

"Kalau ada yang membandel berjualan di depan pasar, kita berkoordinasi dengan Satpol PP melakukan penertiban. Kita juga pasang pembatas," tegasnya.

Pngelola Pasar Antri Johny Hanjelin mengatakan pihaknya selama ini mengikuti aturan untuk melakukan penutupan Pasar Antri lantaran ada dua pedagangnya yang positif COVID-19.

"Yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 itu pedagang kelontong dan pedagang kerudung. Mereka ikut swab test di pasar hari Jumat minggu lalu. Kita ikut aturan pasar ini ditutup sementara," kata Johny.

Terkait penutupan pasar selama 2 minggu ke depan, diakuinya bakal berdampak besar. Apalagi terdapat 800 orang lebih pedagang yang berjualan di pasar tersebut.

"Kita termasuk susah juga, karena ini masalah orang banyak. Komunikasi dengan pedagang belum, baru hari ini ditutup. Kebetulan memang lebaran biasanya libur 2 hari, setelah itu mulai buka. Nanti kita komunikasikan ke pedagang pas buka hari Selasa," tuturnya.

Sebelumnya juga kerumunan masyarakat Cimahi di Pasar Antri selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Barat sempat viral di media sosial. Banyak yang menyayangkan masyarakat tak mengikuti aturan PSBB.

"Kondisi pasar yang viral itu sudah kita pantau. Sedangkan terminal ditutup. Ada pintu yang dijebol padahal ditutup akhirnya orang pada antre masuk," ucapnya.

Tonton juga video Imbas Corona, Penjual Kembang Pusara Lesu:

(mso/mso)