Malam Takbiran, Pengkolan Garut Jadi Lautan Manusia

Hakim Ghani - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 21:05 WIB
Malam Takbiran di Garut
Warga memadati kawasan Pengkolan atau Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut -

Lautan manusia terlihat di pusat perkotaan Kabupaten Garut malam ini. Warga Garut tumpah ke jalan untuk belanja baju Lebaran.

Pantauan detikcom di kawasan Pengkolan atau Jalan Ahmad Yani, Sabtu (23/5/2020) malam, sekitar pukul 20.00 WIB, massa memadati jalanan. Kendaraan yang disekat membuat jalanan dipenuhi para pejalan kaki.

Kendaraan tidak bisa masuk ke pusat kota karena jalanan disekat petugas. Mereka memarkir kendaraan di ujung jalan yang disekat.

Masyarakat berbondong-bondong menyerbu para pedagang toko dan emperan. Mayoritas mereka menyerbu penjual pakaian. Pedagang bunga dan ketupat juga laris manis. Banyak pedagang yang membuka lapak di tengah jalan. Khususnya di kawasan Jalan Ahmad Yani.

"Saya dari Samarang. Ke kota beli baju sama bungkus ketupat buat besok. Sengaja ke Pengkolan habis maghrib tadi soalnya kalau terlalu malam biasanya ditutup," ucap Sehabudin (27), warga Kecamatan Samarang, kepada detikcom di Jalan Ahmad Yani.

Berdasarkan pantauan, banyak warga yang tidak menggunakan masker saat berada di pusat keramaian. Padahal, Pemkab Garut mengimbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan untuk menghindari virus Corona atau COVID-19.

Kepadatan di pusat kota berdampak ke kawasan penyangga. Di kawasan Simpang Lima, Tarogong Kidul, ratusan kendaraan merangsek masuk ke pusat kota. Akibatnya, antrean kendaraan mengular karena mereka tak bisa masuk kota.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, malam ini petugas akan mengadang kendaraan yang masuk ke pusat kota. Ada beberapa titik pengadangan kendaraan seperti di kawasan Jalan Raya Samarang, Jalan Raya Cilawu, dan Jalan Raya Karangpawitan.

(bbn/bbn)