Awasi Pangan Selama Ramadhan, BBPOM Bandung Temukan Produk Rusak Dijual

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Minggu, 17 Mei 2020 13:48 WIB
BBPOM Bandung temukan banyak pangan berbahan kimia di pasar Baleendah
BBPOM Bandung temukan bahan berbahaya dalam makanan di pasaran (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung -

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung melakukan pengawasan dan identifikasi produk makanan selama bulan Ramadhan dan jelang lebaran. Dari hasil pengawasan, BBPOM menemukan ada sejumlah produk dalam keadaan rusak dijual.

Kepala BBPOM Bandung Hardiningsih mengatakan pengawasan dilakukan oleh BBPOM bersama instansi terkait mulai 27 April hingga 22 Mei 2020. Pengawasan dilakukan terhasap 33 sarana mulai dari ritel, gudang distributor, toko, supermarket dan pusar parcel.

"Dari 33 sarana, hanya 12 sarana yang memenuhi ketentuan dan syarat keamanan," ucap Hardiningsih dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Minggu (17/5/2020).

Hardiningsih menuturkan dari 33 sarana yang diperiksa, ada 21 sarana yang kedapatan masih menjual produk makanan yang tidak sesuai ketentuan. Dari jumlah tersebut, ditemukan 81 produk pangan olahan dalam kemasan rusak, 5 produk kadaluarsa dan 6 produk tidak memenuhi ketentuan label.

"Kami langsung memberikan peringatan kepada 21 sarana tersebut. Kemudian untuk pangan yang rusak dan kedaluarsa, kami meminta sarana untuk mengembalikannya. Harusnya yang rusak dan kedaluarsa tidak dijual, tapi disisihkan untuk dikembalikan. Tetapi, angka (pelanggaran) sudah mengecil," tuturnya.

Selain mengawasi produk makanan, BBPOM juga turut mengawasi kandungan bahan berbahaya pada jajanan buka puasa atau takjil di 3 kabupaten dan kota serta pasar tradisional. BBPOM mengambil 116 sampel takjil dan produk dari pasar tradisional.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2