Cuaca Buruk, Sejumlah Perahu Nelayan Pantai Timur Pangandaran Rusak

Faizal Amiruddin - detikNews
Minggu, 17 Mei 2020 13:03 WIB
Nelayan berusaha mengevakuasi perahunya yang karam akibat badai yang melanda pantai timur Pangandaran.
Nelayan berusaha mengevakuasi perahunya yang karam akibat badai yang melanda pantai timur Pangandaran.(Foto: Faizal Amiruddin)
Pangandaran -

Sejumlah perahu nelayan di kawasan pantai timur Pangandaran mengalami kerusakan akibat dihantam badai yang terjadi pada Minggu (17/5/2020) dini hari. Sedikitnya ada 10 perahu nelayan rusak dan belasan lainnya karam.

"Sepanjang malam sampai waktu sahur badai ombak cukup besar. Sekitar jam 1 malam, saya dapat kabar perahu karam," kata Hermanto (41), nelayan warga Bojongtempel Pangandaran.

Saat itu juga dia bersama teman dan keluarganya berusaha menyelamatkan perahu. "Kami berenang menuju perahu pakai pelampung. Ombak cukup besar," kata Hermanto.

Setelah berjibaku di tengah badai, dia berhasil menepikan perahu. Tapi kondisinya mengalami banyak kerusakan. "Rangka dalam perahu patah, mesin terendam air. Butuh sekitar Rp 2 juta untuk memperbaiki perahu, belum perbaikan mesin," kata Hermanto.

Dia mengaku bingung dengan kondisi tersebut. Karena praktis membuatnya tak bisa lagi melaut. "Padahal sekarang lagi musim ikan bawal putih. Eh malah rusak perahunya, mana kondisi keuangan sedang sulit," kata Hermanto.

Dia menambahkan bawal putih atau warga setempat menyebutnya ikan Dadawa merupakan hasil laut yang menjanjikan, karena harga jualnya tinggi. Untuk ukuran tertentu harganya bisa mencapai Rp 120 ribu/kg. Ini bisa membuat nelayan yang beruntung, dapat uang puluhan juta sekali melaut. "Waktunya panen, perahu malah rusak," kata Hermanto.

Pantauan detikcom, hingga Minggu siang sejumlah nelayan di pantai timur Pangandaran tampak tengah memeriksa kondisi perahu. Sebagian masih berusaha mengevakuasi perahunya yang karam. "Cuaca sedang tidak bersahabat. Di darat Corona di laut badai, ampun Gusti," kata seorang nelayan sambil memperbaiki jaring rusak.

Sebelumnya pihak BPBD Kabupaten Pangandaran sejak beberapa hari terakhir telah mengeluarkan peringatan dini mengenai cuaca yang terjadi. Melalui website resmi, BPBD Pangandaran mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir diminta waspada karena ketinggian ombak bisa mencapai 4 meter dan adanya potensi hujan.

(mud/mud)