Pemkab Garut Segera Cairkan Bantuan bagi Guru Honorer Rp 8 Miliar

Hakim Ghani - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 09:50 WIB
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman.
Foto: Hakim Ghani/detikcom
Garut -

Pemkab Garut sudah mengalokasikan dana Rp 8 miliar untuk membantu kalangan guru honorer selama masa pandemi Corona ini. Lantas kapan para guru honorer di Garut mendapat bantuan dari pemda?

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan bantuan Rp 8 miliar tersebut khusus untuk guru honorer pengajar di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Ada beberapa kriteria bagi para penerima bantuan.

"Kriterianya adalah guru SD-SMP honorer yang tidak mendapat sertifikasi, kemudian guru sekolah swasta SD dan SMP yang juga tak dapat sertifikasi," ucap Helmi.

Mereka yang menerima bantuan juga adalah yang belum mendapat bantuan COVID-19 dari pemerintah, baik pusat, provinsi, kabupaten, maupun desa.

Menurut Helmi, bantuan bagi para guru honorer sedang disiapkan. "Sekarang dalam tahap pematangan data. Nanti dilakukan pemadanan data di Disdukcapil. Dari situ berapa jumlahnya. Pendataan hari ini selesai," ucap Wabup Helmi.

Helmi memastikan bantuan bagi para guru honorer akan segera cair. "Dari Dinas Pendidikan langsung mengajukan ke Pak Bupati. Bapak Bupati sudah menunggu. Nanti kemudian langsung disposisi ke DPPKA. Secepatnya cair," tutup Helmi.


Dihubungi terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut dari Fraksi Partai Indonesia Perjuangan (PDIP) Yudha Puja Turnawan mendesak pemda segera menyalurkan bantuan tersebut.

"Harus secepat mungkin bantuan itu disalurkan oleh pemda," kata Yudha saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (14/5/2020).

Yudha mengatakan kalangan guru honorer sangat layak mendapat bantuan. Ekonomi mereka, kata Yudha, kini dalam kondisi kejepit di tengah pandemi Corona.

"Bayangkan, mereka hanya dapat uang Rp 200 ribu per bulan. Paling ditambah sekitar Rp 300 ribuan dari BOS, itu pun tidak cair setiap bulan. Di masa biasa saja itu sangat menyulitkan, apalagi saat pandemi seperti ini," katanya.

Yudha meminta pemda segera mencairkan dana bantuan untuk para guru honorer. Mereka dianggap sangat membutuhkan.

"Harus secepatnya. Apalagi ini menjelang Lebaran," tutup Yudha.

(ern/ern)