Sejumlah Kios di Bandung Barat Ludes Terbakar, 1 Orang Terluka

Whisnu Pradana - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 21:19 WIB
Kebakaran di Bandung Barat
Kebakaran kios di Bandung Barat (Foto: Whisnu Pradana/detikcom).
Bandung Barat -

Jejeran kios di pinggir Jalan Gedung Lima, RT 05/07, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, habis dilalap si jago merah.

Nina Heryati (53), salah seorang korban yang kiosnya habis terbakar, mengatakan api diduga berawal dari kios bensin dan tambal ban yang ada di paling ujung jejeran kios dekat Pasar Padalarang.

"Kejadiannya setelah saya salat maghrib, ada yang teriak-teriak kebakaran. Apinya saya lihat itu dari kios bensin Bang Poso, apinya sudah membesar," kata Nina saat ditemui di lokasi, Rabu (13/5/2020).

Dengan cepat api merembet ke kios lain yang berjejer hingga akhirnya membakar kios miliknya yang menjual berbagai macam makanan dan minuman.

"Katanya api itu dari percikan alat tambal ban terus menyambar bensin dan spirtus. Kebetulan semua pemilik kios lagi ada di dalam, tapi ada yang terjebak dan terbakar," tuturnya.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (13/5) sekitar pukul 19.00 WIB itu menyebabkan seorang korban mengalami luka bakar hampir 90 persen.

"Yang jadi korban kebakar itu saudaranya pemilik kios bensin dan tambal ban, Gultom namanya. Dia posisinya ada di dalam, mau keluar tapi api sudah membesar, jadi terjebak. Sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan," terangnya.

Komandan Regu I Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung Barat, Agus Wara, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.00 WIB.

"Dapat laporan dari warga, tapi saat ditanya kondisinya bagaimana telponnya mati. Kita tunggu dulu sebentar sebelum meluncur, karena khawatir informasinya negatif," tuturnya.

Setelah memastikan lokasi dan kondisi, ia dan anggota regu meluncur ke lokasi kebakaran. Setelah tiba, langsung menembakkan air untuk memadamkan dan melakukan pendinginan.

"Kondisinya padat, karena warga malah nonton kebakaran. Penanganan tidak lama. Untuk korban teridentifikasi satu orang, sudah ditangani di rumah sakit," ujarnya.

(mso/mso)