Round-Up

Balada Ferdian Paleka Nge-Prank Waria Berujung Dipenjara

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2020 04:06 WIB
YouTuber Ferdian Paleka berhasil ditangkap polisi usai kabur beberapa hari. Begini tampak Ferdian saat memakai baju tahanan.
Ferdian Paleka (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan motif Ferdian membuat video tersebut hanya iseng guna menambah banyak penonton dan subscriber channel YouTube-nya.

"Motifnya sendiri itu menyebarkan agar mendapat keuntungan follower (subscriber) dari YouTube itu sendiri," ucap Ulung.

"Tapi yang jelas dari mereka sendiri adalah iseng. Mereka berbincang-bincang bagaimana bisa menaikkan follower di YouTube," kata Ulung menambahkan.

Dari obrolan itu, kata Ulung, akhirnya tercetus ide untuk membuat konten prank pembagian 'makanan' sampah. Ide konten berasal dari Aidil.

"Ide dari inisial A," ucap Ulung.

YouTuber Ferdian Paleka berhasil ditangkap polisi usai kabur beberapa hari. Begini tampak Ferdian saat memakai baju tahanan.YouTuber Ferdian Paleka berbaju tahanan usai ditangkap polisi. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Dalam kasus ini, ada tiga pemuda tersebut ditetapkan tersangka. Ferdian cs saat ini mendekam di Rutan Polrestabes Bandung. Mereka dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 dan Pasal 36 jo Pasal 51 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Yang mana (ancaman) paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp 12 miliar," ujar Ulung.

YouTuber Ferdian Paleka bikin heboh. Ia membuat konten prank berupa video saat membagikan dus berisi sampah ke waria dan bocah di Kota Bandung. Video berjudul 'PRANK KASIH MAKANAN KE BANCI CBL' itu viral di media sosial. Dalam video itu, Ferdian beraksi bersama dua temannya, Aidil dan Tubagus Fahddinar, menggunakan mobil.

Aksi Ferdian itu banjir kecaman. Akhirnya korban prank YouTuber tersebut melaporkan insiden 'makanan' sampah ke Polrestabes Bandung. Tak lama setelah korban melapor, salah satu teman Ferdian yaitu Tubagus Fahddinar menyerahkan diri ke Mapolrestabes Bandung. Setelah itu, polisi meringkus Ferdian dan Aidil.

Halaman

(dir/bbn)