Akses Pusat Pertokoan Ditutup, Pemkot Sukabumi Pelototi Kantong Parkir

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 20:43 WIB
Poster
Ilustrasi PSBB Jabar. (ilustrator: Edi Wahyono)
Sukabumi -

Pemkot Sukabumi berencana menutup akses menuju kawasan pertokoan di Jalan Ahmad Yani. Hal itu berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah berlangsung tiga hari di Kota Sukabumi.

"Hasil evaluasi lapangan setelah tiga hari pelaksanaan PSBB, mulai besok kami akan menutup Jalan Ahmad Yani dari Simpang Royal Zaenal Zakse sampai BRI. Semua jalur ditutup untuk semua kendaraan," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Jumat (8/5/2020).

Selain itu, Fahmi menjelaskan, akses dari Kabupaten Sukabumi di Jalan Pelabuhan ll yang merupakan pintu masuk menuju lokasi keramaian di Kota Sukabumi juga akan di tutup. "Kita akan tutup. Akses menuju lokasi keramaian tertutup mengurangi kepadatan. Meskipun begitu, toko-toko tetap buka karena perekonomian tetap harus bergerak," ujar Fahmi.

Mengantisipasi munculnya lambung-lambung parkiran yang kemungkinan akan terjadi dengan adanya kebijakan tersebut Fahmi mengatakan akan menempatkan petugas di titik-titik yang rawan dijadikan lokasi parkir dadakan.

"Lambung parkir tidak kita siapkan. Adanya penyekatan, mereka yang tidak punya kepentingan, khususnya dengan bahan pokok, tidak usah berbelanja. Tidak usah keluar rumah. Kecuali kebutuhan bahan pokok penting. Tadi sudah dilihat peluang atau potensi kantong parkir baru, kita akan tempatkan petugas," tutur Fahmi.

Terkait titik keramaian Jalan Djuanda atau Jalan Dago yang dikenal sebagai spot kuliner di Kota Sukabumi, Fahmi mengaku akan berdiskusi terlebih dahulu. "Karena ini warga yang juga terdampak dalam sisi ekonomi. Satu sisi kita harus bijak untuk antisipasi hal tersebut, di sisi lain kita juga perlu berlakukan phsyical distancing," ucap Fahmi.

(sya/bbn)