Pandemi Corona

Ridwan Kamil: Gubernur Jabar Lebih Susah dari Presiden Korsel

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 18:35 WIB
Ridwan Kamil sebut 300 warga Jabar terindikasi positif Corona hasil rapid test
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan dinamika dalam memerangi pandemi Corona di depan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan rombongan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/5/2020). Emil, sapaan Ridwan, curhat mengenai jumlah warga penerima subsidi atau bantuan yang melonjak signifikan setelah COVID-19.

Ia akui hal tersebut meleset dari teori yang dirumuskan para ahli. "Sebelum COVID-19, rakyat yang disubsidi itu 25 persen, setelah COVID-19, semua ahli berteori mungkin (menjadi) 40 persen dari orang yang harus disubsidi, yaitu mereka kelompok yang pendapatannya pas-pasan, masih bisa mandiri, tidak tangan di bawah, ternyata teori itu keliru," ucap Emil memaparkan.

"Di Jabar yang meminta bantuan sosial itu 65 persen. Bapak bisa bayangkan, dua pertiga rakyat kami sekarang, di bawah. Dari 9 juta jiwa, melompat ke 38 jiwa dari 50 juta yang harus kami beri man oleh dana negara. Ini sungguh situasi yang sangat berat," kata Emil melanjutkan.

Jebolan Arsitektur ITB itu pun membandingkan antara Jawa Barat dan Korea Selatan yang sama-sama memiliki 50 juta penduduk. Namun, anggaran yang dimiliki jauh berbeda.

"Menyelamatkan nyawanya juga sama, tapi Jabar anggarannya hanya 1 persen dari duitnya Korea Selatan. Ini Gubernur Jabar lebih susah dari Presiden Korsel, duitnya cuma satu persen, yang harus diselamatkan 50 juta (penduduk)," ujar Emil.

Selanjutnya
Halaman
1 2