Fakta-fakta 4 Gadis Sadis Habisi Nyawa Driver Taksi Online

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 29 Apr 2020 08:05 WIB
Polisi amankan 4 pelaku pembunuhan driver taksi online di Bandung. Keempat pelaku diduga rencanakan pembunuhan karena tak sanggup bayar ongkos perjalanan.
Gadis-gadis sadis yang habisi nyawa driver taksi online di Bandung (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung -

Samiyo Basuki Riyanto (60) seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang berprofesi sebagai sopir taksi online tewas di tangan penumpangnya yang berjumlah empat orang. Beragam fakta muncul dari tewasnya sopir taksi online yang berasal dari Bekasi ini.

Berikut sejumlah fakta kasus pembunuhan tersebut yang dirangkum detikcom.

Mayat Ditemukan di Jurang dengan Penuh Luka Lebam

Kasus pembunuhan terhadap Samiyo ini bermula ketika warga dan polisi menemukan sesosok mayat di tepi jurang dekat Jalan Raya Banjaran - Pangalengan, Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung pada 30 Maret lalu. Saat ditemukan, mayat Samiyo sudah penuh dengan luka robek dan lebam.

"Kasus tanggal 30 Maret 2020. Saat itu kami menerima laporan penemuan mayat atas nama Samiyo Basuki Riyanto, korban adalah sopir grab. Ditemukan di jurang dalam keadaan meninggal," ucap Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan, dalam keterangannya di Mapolresta Bandung, Senin (27/4).

Selain mayat, polisi menemukan barang bukti milik korban yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). Barang bukti tersebut berupa masker dan kartu identitas korban. Dari kartu tersebut polisi mengetahui ia seorang pensiunan PNS dan berasal dari Bekasi. Setelah itu, mayat dibawa ke rumah sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.

Polisi Menemukan Mobil Korban di Cikalong Wetan

Berdasarkan temuan mayat tersebut, personel Sat Reskrim Polresta Bandung melakukan penyelidikan. Seminggu setelah kejadian, polisi mendapatkan informasi bahwa mobil milik korban berada di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Namun kendaraan tersebut dalam keadaan kosong dengan lecet di bagian depan mobil akibat kecelakaan ringan.

Polisi pun meluncur ke lokasi mobil tersebut, di sana rupanya ada sebuah CCTV yang berhasil merekam keadaan saat mobil itu mengalami kecelakaan. Serta merekam para pelaku, yang baru diketahui berjumlah empat orang berjenis kelamin perempuan.

"Kebetulan di sana ada CCTV, yang bisa membantu kita mengidentifikasi siapa yang waktu itu menggunakan mobil ini. Dari sana kami bisa menemukan pelaku-pelakunya," ujar Hendra.

Selang seminggu dari temuan tersebut, keempat tersangka berhasil diamankan pihak kepolisian di tempat berbeda. Keempat pelaku itu adalah IK (15), RM (18), RK (20), dan SL (19).

"Kita berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya sebanyak empat orang, keempatnya berjenis kelamin perempuan," ungkap Hendra.

Keempat Tersangka merencanakan Pembunuhan Karena Tidak Bisa Bayar Ongkos Bekasi - Pangalengan

Dari penangkapan keempat tersangka, polisi memperoleh fakta bila Samiyo dibunuh karena mereka tidak dapat bayar ongkos perjalanan dari Bekasi - Pangalengan. Sebelumnya, di tengah perjalanan mereka menjanjikan uang sebesar Rp.1,7 juta untuk biaya ongkos perjalanan.

Saat 4 Gadis Durjana Bunuh Sopir Taksi Online di Bandung:

Selanjutnya
Halaman
1 2