Satpol PP Tegur Mal di Bandung yang Kembali Buka Saat Pandemi Corona

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Minggu, 12 Apr 2020 12:00 WIB
Petugas Satpol PP Bandung
Foto: Petugas Satpol PP Bandung tegur mal yang kembali buka di tengah wabah virus Corona (Istimewa).
Bandung -

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung telah meminta mal Paris Van Java (PVJ) untuk tutup sementara di tengah pandemi Corona. Pasalnya, petugas menemukan mal ternama di Bandung itu kembali dibuka.

Personel Satpol PP dan gugus tugas penanganan virus Corona pun sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke mal yang beralamat di Jalan Sukajadi, Kota Bandung itu pada Sabtu (11/4) sore. Saat disidak, ternyata memang sejumlah toko yang bukan kebutuhan pokok sudah buka.

"Secara persuasif kita melakukan imbauan dan meminta semua tenant untuk bisa menutup gerainya masing-masing. Mereka kooperatif dan sekitar pukul 19.00 WIB sudah tidak ada aktivitas lagi," ucap Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi via pesan singkat, Minggu (12/4/2020).

Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung Mujahid Syuhada menambahkan sidak yang dilakukan Satpol PP ini mendasari adanya laporan dari masyarakat dan juga video viral antrean di pusat perbelanjaan saat pandemi Corona.

"Pokoknya tenant fashion itu mereka ternyata buka. Toko di luar kebutuhan pokok buka. Bahkan ada arena bermain yang buka, makanya kita tegur juga," ucap Mujahid.

Pihak Satpol PP dan manajemen mal tersebut mengadakan pertemuan. Berdasarkan keterangan dari manajemen, sambung Mujahid, toko-toko tersebut buka karena PVJ sudah membuat pengumuman bahwa akan kembali buka pada 11 April 2020.

"Alasannya mereka karena dalam pengumuman sebelumnya bahwa tanggal 11 (April) buka kembali. Setelah dikonfirmasi, itu yang mengeluarkan (imbauan tutup dan buka kembali) asosiasi. Tapi pada prinsipnya, kemarin kita mengacu kepada surat edaran Wali Kota sampai tanggal 23 (April) terhitung 14 hari sejak tanggal 9 (April) tutup sementara," katanya.

Setelah pertemuan dan memberikan penjelasan kepada pihak manajemen, sambung Mujahid, sejumlah toko tutup pada malam harinya. Manajemen PVJ juga akan mentaati surat edaran Wali Kota untuk menutup hingga tanggal 23 April 2020.

"Mereka kooperatif mengakui dan akan menghentikan. Tapi tetap kita pantau," ujarnya.

(dir/mso)