MUI Kota Serang Imbau Warga Tak Tolak Jenazah Pasien Corona

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 13:59 WIB
ilustrasi corona
Foto: ilustrasi corona
Serang -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang mewanti-wanti warga agar tak menolak pemakaman jenazah pasien positif Corona. Ini menanggapi mulai adanya warga yang terkonfirmasi positif di ibu kota Provinsi Banten.

"Masyarakat Kota Serang kami imbau menerima jika di kemudian hari ada jenazah jangan ditolak. Artinya jenazah yang dipulasara dengan protokol kesehatan, jangan sampai ditolak dimakamkan," kata Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tajudin kepada wartawan, Jumat (10/4/2020).

Sudah jadi kewajiban umat Islam melakukan pemulasaraan jenazah meskipun jenazah diindikasi positif virus Corona. Berkaitan dengan cara-caranya, MUI sudah menerbitkan fatwa bagaimana tata cara pemulasaraan jenazah terjangkit virus.

"Harus dapat dipulasara sesuai ketentuan, MUI sudah menerbitkan fatwa," tegasnya.

Karena di kota ada yang positif, MUI bersama forum koordinasi pimpinan daerah juga menyepakati imbauan untuk tidak mudik. Selama bulan puasa, tidak ada hal yang berkaitan dengan melibatkan massa banyak.

Tarawih bisa dilakukan di rumah dan tak diijinkan ada takbir keliling. Untuk hal ini, MUI sudah meminta wali kota membuat edaran berisi imbauan saat bulan puasa.

"Warga hendaknya diimbau untuk tidak mudik. Bagi masyarakat luar ke Kota Serang harus dilakukan tes kesehatan sesuai protokol yang dari Serang nggak boleh keluar," katanya.

Tonton video NU: Korban Corona Mati Syahid, Jenazah Jangan Ditolak!:

(bri/mso)