Masker Bertuliskan Nama Bupati Sukabumi Beredar, Sekda: Bukan dari APBD

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 14:43 WIB
Masker bupati sukabumi marwan hamami
Foto: Istimewa
Sukabumi -

Media sosial diramaikan dengan postingan masker bertulisan nama Bupati Sukabumi Marwan Hamami. Hal ini menjadi sensitif karena Kabupaten Sukabumi tahun ini akan menyelenggarakan Pilkada. Marwan sendiri akan kembali mencalonkan diri.

Pantauan detikcom, masker itu ditemukan di beberapa kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Masker kain berwarna hitam dengan tulisan Marwan Hamami itu banyak digunakan warga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri menegaskan bantuan masker bertuliskan Marwan Hamami itu tidak dibiayai APBD Pemkab Sukabumi.

"Itu sangat tidak benar kalau disebut dari APBD, kita tidak mengeluarkan itu. Kalaupun memang (Pemkab Sukabumi) belanja, bukan yang bermerk seperti itu," ujar Iyos kepada detikcom, Rabu (8/4/2020).


Iyos juga meminta Detikcom untuk menghubungi Dinas Kesehatan. "Bisa dicek ke Dinkes yang melakukan belanjanya, sekali lagi soal masker itu saya tidak tahu apakah dari pribadi beliau atau bagaimana," imbuh Iyos.

Iyos juga membahas soal aturan WHO dan pemerintah pusat soal kewajiban menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Ia mendorong kreativitas masyarakat yang saat ini terlihat memilih untuk berkreativitas dengan membuat masker kain yang bercorak atraktif. Hal itu menurutnya bisa diadopsi untuk dibuat massal melakui UMKM.

"Saat ini kami mendorong ke masyarakat melalui seluruh perangkat daerah untuk mengikuti arahan atau imbauan dari WHO soal penggunaan masker. Saat ini kami sedang proses soal pembuatan masker melalui LPK di Disnakertrans. Insya allah kita akan drop sebagai bantuan stimulus kepada warga masyarakat. Itung-itungannya cukup besar juga per desa. Disnaker yang akan jadi leading sektornya," beber Iyos.

Masker Langka, 'BH' pun Jadi Penggantinya:

(sya/ern)