Mobil Luar Kota dan Ambulans yang Masuk ke Cianjur Akan Diperiksa

Ismet Selamet - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 22:36 WIB
Pemkab Cianjur mulai ,memberlakukan penyekatan di jalur puncak
Foto: Ismet Selamet
Cianjur -

Pemerintah Kabupaten Cianjur akan memperketat pemeriksaan di setiap pintu masuk menuju Cianjur, terutama dari jalur Puncak. Tidak hanya kendaraan pribadi, ambulans pun bakal diperiksa oleh petugas.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menyebutkan keputusan itu diambil setelah lolosnya pasien terindikasi positif COVID-19 RS Dharmais Jakarta yang dibawa pulang paksa keluarganya ke Cianjur, padahal terindikasi positif Corona berdasarkan rapid test.

Dia mengklaim, lolosnya pasien tersebut bukan karena tidak ada petugas atau tidak ada pemeriksaan, melainkan karena keluarga pasien menggunakan fasilitas ambulans desa untuk memulangkan pasien tersebut.

"Yang jaga ada, tapi karena pakai ambulans jadi bisa masuk begitu saja. Ternyata yang lolos itu pasien yang dibawa pulang paksa dari Jakarta ke Cianjur oleh keluarganya," tutur Herman, Sabtu (4/4/2020).

Oleh karena itu, lanjut Herman, penyekatan di perbatasan akan diperketat dengan memeriksa semua kendaraan yang masuk, tidak terkecuali untuk ambulance.


"Akan dihentikan, tapi tidak lama hanya sekadar menyakan identitas pasien dan riwayatnya. Kami tidak mau kecolongan lagi ada yang lolos dengan diduga Corona masuk Cianjur," tuturnya.

Sekadar diketahui, pasien diduga positif COVID-19 yang dibawa pulang paksa oleh keluarganya dari rumah sakit di Jakarta. Pasien perempuan yang sempat dibawa ke rumahnya itu langsung dibawa petugas kesehatan Cianjur untuk diisolasi di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detik.com, pasien Covid-19 asal Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur itu tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Dharmais Jakarta. Setelah menjalani rapid test, pasien tersebut terindikasi positif COVID-19.

(ern/ern)