Cegah Eksodus ke Puncak, Bupati Bogor Cegat Mobil dari Jakarta

Farhan - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 19:45 WIB
Bupati bogor cegat mobil dari jakarta cegah penyebaran corona
Foto: Farhan
Bogor -

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bogor menggelar operasi pencegahan penyebaran virus Corona di kawasan Puncak, Bogor. Hal ini juga dilakukan sebagai upaya mengantisipasi eksodus warga Jakarta dan pemilik villa ke kawasan Puncak selama pandemi.

Operasi dilakukan di Simpang Gadog yang menjadi pintu masuk menuju kawasan Puncak yang berada di tiga Kecamatan yakni, Megamendung, Ciawi dan Cisarua. Para pengendara yang datang dari arah Jakarta melalui tol Jagorawi, maupun melalui non-tol via Ciawi, diperiksa identitas dan ditanyai tujuannya.

Selain itu, satgas gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bogor juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap sejumlah kendaraan yang melintas. Sejumlah petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) dan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin mensosialisasikan penerapan karantina wilayah parsial (KWP) kepada pengendara.

Dalam kesempatan tersebut, pengendara juga diberikan masker, hand sanitizer hingga pengecekan suhu tubuh sebagai bagian kampanye pencegahan penyebaran Covid-19.

"Forkopinda dan gugus tugas turun ke jalan gadog hari ini. Biasanya kan hari-hari libur begini banyak orang dari Jakarta menuju vilanya. Karena kan pariwisata sudah tutup, hotel juga sudah banyak yang tutup karena memang tamunya juga sudah tidak ada," kata Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin, Sabtu (4/4/2020).

"Tapi kami harus waspadai orang-orang, eksodus dari Jakarta untuk diam di vila. Di sinilah kita periksa, tanya tujuannya ke atas mau apa," sambungnya.


Di kawasan Puncak Bogor sendiri, kata Ade, karantina wilayah parsial juga sudah dilakukan. Desa-desa melakukan penyekatan akses menuju vila dan akan terus memantau warga luar Bogor yang ada di kawasan Puncak.

"Jadi tidak sembarangan orang masuk dalam sikon seperti ini karena ini daerah yang di bawah pengawasan kami supaya masyarakat bisa menjaga dirinya dan antisipasi yang datang ke cCiawi, Cisarua, Megamendung ini, karena kita tidak tahu orang bawa virus atau tidak," tegas Ade

"Tapi penjagaan dan waspada itu penting. Jadi Insya Allah dengan operasi begini minimal akan mengurangi orang yang datang ke puncak," imbuhnya.

(ern/ern)