Gubernur Wahidin Sebut Banten Tak Ada Permasalahan dengan Pemudik

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 10:39 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Bahtiar Rifa'i)
Serang -

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan daerahnya relatif tak ada permasalahan terkait dengan pemudik dibandingkan daerah lain di pulau Jawa. Lokasi yang berdampingan dengan Jakarta, menjadikan warga di daerah ini setiap hari pulang pergi ke ibu kota.

"Banten relatif tidak memiliki masalah. Karena masyarakat Banten melakukan aktivitas hilir mudik Jakarta dalam kesehariannya," kata Wahidin di Serang, Jumat (3/4/2020).

Hal ini juga ia sampaikan saat melakukan teleconference rapat terbatas untuk antisipasi mudik bersama presiden. Termasuk dengan menteri dan gubernur se-Jawa pada Kamis (2/4) kemarin.

Tapi, Wahidin mengakui memang ada peningkatan jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) Corona karena warga yang mulai pulang kampung ke beberapa daerah. Apalagi sampai hari ini total 3.077 ODP yang tersebar di seluruh daerah di Banten.

Selain dari warga yang pulang kampung dari Jakarta, jumlah ODP juga menurutnya bertambah dari TKI dari luar negeri khususnya Malaysia. Baru-baru ini memang ada kedatangan TKI ke daerah-daerah di Banten.

Pemerintah pusat sendiri tidak tegas melarang mudik Lebaran di tengah wabah virus Corona. Warga bisa mudik asalkan harus mengisolasi mandiri selama 14 hari begitu datang ke kampung.

Sebagai gambaran, berikut jumlah ODP yang tersebar di 8 kabupaten/kota pada hari ini. Data ini selalu meningkat setiap hari karena warga mulai berdatangan dari ibu kota ke daerah.

1. Kabupaten Pandeglang 685 orang.
2. Kabupaten Lebak 232 orang.
3, Kabupaten Tangerang 290 orang.
4. Kabupaten Serang 487 orang.
5. Kota Tangerang 587 orang.
6. Kota Cilegon 304 orang.
7. Kota Serang 129 orang.
8. Kota Tangsel 363 orang.

Mendengar Lagi Imbauan Tak Mudik dan Imbalan Bansos dari Pemerintah:

(bri/mud)