Polda Jabar Kaji Perpanjangan Program Bebas Denda Pajak Kendaraan

Dony Indra Ramadhan, Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 12:38 WIB
Fokus Pajak Kendaraan Mewah
Foto:Ilustrasi pajak kendaraan (Nadia Permatasari/detikcom).
Bandung -

Polda Jawa Barat turut mengkaji perpanjangan program bebas denda pajak kendaraan bermotor di tengah pandemi Corona. Program bebas denda pajak sendiri sudah dilakukan sebelum marak kasus Covid-19 sejak 2 Maret-30 April 2020.

"Terkait denda pajak sebenarnya di Jabar itu sudah ada program sampai dengan 30 April 2020. Sebelum (marak kasus) Covid-19 memang sudah diberlakukan program itu," ucapnya, Kamis (2/4/2020).

Program yang dimaksud ialah program 'Triple Untung'. Program ini membuat masyarakat atau wajib pajak bisa mendapatkan bebas pokok dan denda BBNKB II, bebas denda pajak kendaraan bermotor dan bebas tarif progresif pokok tunggakan yang balik nama.

Erlangga menuturkan dengan diberlakukannya program bebas denda pajak ini, masyarakat atau wajib pajak yang mengalami keterlambatan pembayaran akan dibebaskan dari denda pajak.

"Terlambat bayar pajak itu tidak akan dikenakan denda, diberikan keringanan," tuturnya.

Erlangga menambahkan dengan kondisi saat ini di mana kasus Corona kian bertambah, Polda Jabar juga tengah mengkaji untuk dilakukannya perpanjangan program tersebut. Program rencananya akan diperpanjang hingga masa tanggap darurat Corona selesai.

"Nah terkait dengan bebas denda pajak nanti akan kita perpanjang. Setelah 30 April (program selesai) nanti kita perpanjang lagi sampai masa tanggap darurat. Masih kita kaji," tuturnya.

Menkeu Kucurkan Triliunan untuk Diskon Tagihan Listrik Warga 3 Bulan:

Selanjutnya
Halaman
1 2