Dinkes Cimahi Tunggu Hasil Swab 4 Warga yang Terindikasi Positif Corona

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 11:31 WIB
Ratusan warga mengikuti rapid tes di Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (31/3). Kebanyakan dari mereka adalah warga yang mendaftar melalui Pikobar.
Foto: Rapid test di Cimahi (Whisnu Pradana/detikcom).
Cimahi -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menyebut ada 4 orang yang telah melakukan rapid test tahap pertama pada 23 Maret lalu, terindikasi positif Corona atau Covid-19.

Namun hasil rapid test dari 4 orang itu akan dipastikan lagi dengan melakukan Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab test. Saat ini, Dinas Kesehatan masih menunggu hasil swab test keempatnya keluar.

"Betul ada 4 orang yang terindikasi positif Corona virus berdasarkan hasil rapid test massal. Tapi saat ini kita masih tunggu hasil swab tesnya keluar untuk memastikan apakah benar positif Corona virus atau tidak," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini saat dihubungi, Kamis (2/4/2020).

Selain 4 orang yang terindikasi positif setelah melakukan rapid test di Cimahi, ada seorang lagi warga Cimahi yang sedang dipantau lantaran yang bersangkutan melakukan rapid test di Kota Bandung.

"Selain yang 4 orang ini, ada 1 orang warga Cimahi yang melakukan rapid test di Kota Bandung, makanya kita sedang tunggu hasilnya dulu. Apakah terindikasi positif juga atau tidak," terangnya.

Saat ini Dinas Kesehatan juga terus melakukan tracing terkait riwayat perjalanan dan kontak erat terhadap pasien terindikasi positif tersebut.

"Kita terus kejar siapa saja yang kontak dengan mereka. Karena kalau memang ada yang kontak maka akan langsung jadi ODP juga," bebernya.

Saat ini, pasien terindikasi positif itu sudah melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan pengurus RT da RW setempat.

"Untuk mereka sudah dilakukan isolasi mandiri. Keluarganya ada yang isolasi juga dan ada yang memisahkan diri. Saat ini pasien itu masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) semuanya. Jadi yang positif jumlahnya masih 6 orang. Rinciannya 2 dirawat di RS Rotinsulu dan isolasi mandiri, 3 pasien meninggal dunia, dan 1 pasien sudah sembuh," ujarnya.

(mso/mso)