Cerita Buruh di Cianjur yang Tetap Bekerja di Tengah Pandemi Corona

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 12:20 WIB
Buruh Cianjur
Perjuangan para buruh Cianjur di tenga pandemi Corona (Ismet Selamet/detikcom)
Cianjur -

Puluhan ribu buruh pabrik di Kabupaten Cianjur dilanda kecemasan dan kekhawatiran terpapar virus Corona. Terlebih para buruh harus tetap bekerja di tengah wabah COVID-19.

Seperti yang dijalani oleh Susilawati (25), salah seorang buruh di salah satu industri besar di Cianjur. Dia setiap hari tetap harus bekerja di tengah ancaman virus Corona, yang kini telah menewaskan 136 orang di Indonesia.

Ironisnya lagi, Susilawati harus berdesakan saat jam masuk ataupun ketika jam pulang kerja. Social distancing yang digalakkan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19 pun tidak berlaku di dua waktu tersebut. Apalagi jumlah karyawan mencapai belasan ribu orang.

"Saat masuk memang dicek suhu tubuh, tapi jadinya antre dan berdekatan antarburuh, tidak ada jarak," kata dia, Rabu (1/4/2020).

Di dalam lingkungan pabrik, lanjut dia, tidak semua buruh patuh menggunakan masker. Tidak sedikit yang abai, padahal jadi berisiko untuk buruh lainnya.

Dia juga mengaku resah dengan aktivitas pabrik yang masih berjalan di tengah wabah COVID-19. Terlebih beberapa orang buruh sudah dirumahkan lantaran menjadi ODP.

"Informasinya ada yang ODP. Itu buruh dari Kabupaten Bandung Barat, karena kan banyak juga dari luar kota kerja di pabrik ini. Dia pulang pergi Cianjur-Bandung Barat, dan sekarang berstatus ODP. Meskipun ODP, buruh yang lain takut, apalagi social distancing tidak optimal untuk di pabrik," kata dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2