Hujan Deras Picu Longsor di Enam Lokasi Bandung Barat

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 20:28 WIB
Longsor di Bandung Barat
Petugas BPBD Bandung Barat menujukkan rumah yang rusak terdampak longsor. (Foto: dok.BPBD Bandung Barat)
Bandung Barat -

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Selasa (31/3/2020) sejak sore hingga menjelang malam, mengakibatkan tanah longsor di sejumlah lokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB mencatat ada enam titik terjadinya tanah longsor.

Lokasi longsor tersebut tersebar di KPAD Sejahtera, Blok V4, RT 08/RW 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, KBB. Longsor tersebut menyebabkan 1 unit rumah tertimbun. Longsor juga terjadi di Kampung Ciburial, RT 01, RW 12, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, KBB, yang material longsorannya menimpa 1 rumah warga.

Sementara di Kampung Ngamprah Girang, RT 04, RW 03, Desa Ngamprah, Kecamatan Ngamprah, KBB, 1 rumah rusak sedang akibat longsor yang terjadi. Longsor lainnya terjadi di Jalan Ciloa, RT 04, RW 02, Desa Mekarsari, Jalan Nasional, Kampung Cicau, serta di Kampung Pasir Huni, RT 01, RW 01, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, KBB.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD KBB, Saiful Uyun mengatakan bencana longsor yang terjadi akibat kondisi tanah yang labil ditambah tergerus oleh hujan deras dengan durasi cukup lama. "Kondisi tanahnya memang labil dan karena terus digerus air hujan. Untuk rumah yang terdampak karena posisinya memang berada tepat di bawah tanah yang rawan longsor," kata Saiful saat dihubungi, Selasa (31/3/2020).

Saat ini personel BPBD KBB masih melakukan assessment dan kaji cepat terkait dampak longsor baik dari segi jiwa serta rumah rusak. "Untuk rumah sudah terdata sekitar 3 yang terdampak, tapi masih kita lakukan pendataan, termasuk ada atau tidaknya korban," ucap Saiful.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Margajaya, Brigadir Adhytia, mengatakan posisi rumah yang tertimpa material tanah akibat gentingnya sejajar dengan posisi longsor. Akibat peristiwa tersebut, adik dari pemilik rumah, atas nama Irfan, mengalami luka setelah tertimpa bangunan.

"Betul ada warga yang terluka akibat tertimpa material rumah saat sedang memperbaiki mesin air di dalam rumah. Kemungkinan menderita luka dalam juga, besok akan dibawa ke puskesmas terdekat karena yang bersangkutan tidak punya BPJS, jadi batal dibawa ke rumah sakit," tutur Adhytia.

(bbn/bbn)