Pemkot Bandung Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Corona

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 10:19 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial
Wali Kota Bandung Oded M Danial meninjau tempat transit tenaga medis Corona. (Foto: dok. Humas Bandung).
Bandung -

Pemerintah Kota Bandung menyiapkan tempat istirahat untuk para tenaga medis yang menangani virus Corona. Hal itu demi memberi rasa nyaman bagi para tenaga medis, yang kini menjadi 'pasukan khusus' dalam penanganan pasien Corona.

Sejumlah kamar yang ada di beberapa lokasi telah disiapkan Pemkot Bandung. Salah satunya di Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) di Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

"Tempat di PPPPTK IPA insyaallah akan dipersilakan untuk digunakan Kota Bandung untuk tenaga kesehatan," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial, Selasa (31/3/2020).

Oded mengungkapkan fasilitas yang ada di PPPPTK IPA ini cukup baik dan bagus. Juga sudah dilengkapi 90 kamar dan dua bed atau seluruhnya ada 180 tempat tidur.

"Mudah-mudahan ini menjadi solusi untuk tempat tenaga kesehatan transit atau menginap setelah mereka bekerja di lapangan," ungkapnya.

Selain PPPPTK IPA, Oded mengatakan, di kawasan Rajiman ada 60 kamar. "Kami akan ambil untuk persiapan, jaga-jaga saja, kalau ada kondisi yang tidak memungkinkan," ujarnya.

Selain itu, ada hotel di Kota Bandung yang juga siap digunakan untuk tempat isolasi orang dalam pemantauan (ODP). "Ada juga Hotel Gino Ferucci, ada sekitar 180 kamar juga di situ. Di Gino Ferucci itu akan digunakan untuk ODP," tuturnya.

Tak hanya itu, ada juga rumah sakit di Jalan Soekarno-Hatta, yaitu Rumah Sakit Edelweis, yang siap digunakan untuk tempat isolasi pasien dalam pengawasan (PDP). "Ada juga di Edelweis dipersiapkan untuk PDP. Akan kami proses, teknis ada di Dinkes, kami siapkan secepatnya," tambahnya.

Kepala PPPPTK IPA Enang Ahmadi mengatakan gedung yang ada di PPPPTK IPA siap digunakan untuk kepentingan penanggulangan COVID-19.

"Teknisnya, arahan dari menteri dan dirjen bahwa seluruh UPT di Indonesia dipersiapkan pemerintah untuk mendukung penanganan COVID-19," ujarnya.

"Kami harus siap, sigap, dan siaga bila sewaktu-waktu digunakan pemerintah daerah untuk penanganan COVID-19. Ada aula juga, itu bisa digunakan untuk tempat tidur karena ada flexible bed-nya," ujarnya.

(wip/mso)