Ini Anjuran Pemerintah Mengurus Jenazah Terpapar Virus Corona

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 29 Mar 2020 14:15 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Bandung -

Sejumlah kasus kematian akibat terpapar virus Corona (Covid-19) terjadi di Jawa Barat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat (Jabar) memiliki dua prinsip dalam pemulasaran jenazah yang terinfeksi Covid-19, yakni menghormati jenazah serta melindungi diri dan lingkungan dari infeksi.

Kepala Dinkes Jabar Berli Hamdani mengatakan, pihaknya sudah menyusun prinsip dan ketentuan umum pemulasaran jenazah pasien yang terjangkit virus Corona. "Pertama, memastikan jenazah sudah didiamkan selama lebih dari dua jam sebelum dilakukan perawatan jenazah," katanya melalui pesan singkat, Minggu (29/3/2020).

Kemudian, selalu menerapkan kewaspadaan standar yakni memperlakukan semua jenis cairan dan jaringan tubuh jenazah sebagai bahan yang menular dengan cara menghindari kontak langsung.

"Tidak mengabaikan etika, budaya, dan agama yang dianut jenazah. Lalu, semua lubang-lubang tubuh ditutup dengan kasa absorben dan diplester kedap air. Petugas harus memastikan badan jenazah bersih dan kering," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam proses ini harus berhati-hati karena dikhawatirkan terjadi penularan. Baik secara langsung atau melalui hewan.

"(Jika tidak sesuai prosedur khawatir) Ada proses penularan. Bisa terpercik ke kulit yang tidak utuh. Terpercik ke rongga hidung dan mulut. Berpindah melalui perantara seperti serangga dan binatang rumah. Lalu, mencemari lingkungan kemudian menulari manusia," ungkapnya.

Untuk mencegah penularan, petugas maupun keluarga jenazah harus mengikuti langkah-langkah yang sudah ditetapkan pemerintah dalam pemulasaran jenazah.

Selanjutnya
Halaman
1 2